KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Tidak semua legislator memulai perjalanan dari dunia politik. Bagi Ismail Latisi, S.Pd, jalan pengabdian justru berawal dari ruang kelas, tempat ia bertahun-tahun mendidik generasi muda sebelum akhirnya dipercaya menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Samarinda.
Pada Pemilu 2024, Ismail terpilih sebagai anggota DPRD Kota Samarinda periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda I, yang meliputi Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda Ilir, dan Sambutan.
Di parlemen, ia dipercaya duduk di Komisi IV yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat. Bidang tersebut bukan sesuatu yang baru baginya, melainkan kelanjutan dari perjalanan panjang sebagai pendidik dan aktivis sosial.
“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan masyarakat,” ujarnya.
Berangkat dari Dunia Pendidikan
Lahir dari pasangan La Tisi dan Hamidah, Ismail tumbuh dengan latar belakang yang dekat dengan nilai-nilai pendidikan dan keagamaan. Bersama istrinya, Dahlia, ia membangun keluarga dan dikaruniai tiga putra: Faqih Hafizhul Furqon Latisi, Hanif Hafizhul Huda Latisi, dan Royyan Hafizhurrohman Latisi.
Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 081 Sidodamai Samarinda, dilanjutkan ke MTs Negeri Model Samarinda dan MAN 2 Samarinda, sebelum meraih gelar Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman.
Guru, Dosen, hingga Aktivis Sosial
Sebelum memasuki dunia politik, Ismail telah mengabdikan diri sebagai guru di SMA Islam Terpadu Granada, SMK Al-Khairiyah, MTs Sulaiman Yasin, dan SMP Yayasan Pendidikan Samarinda (YPS). Ia juga pernah menjadi dosen di STMIK SPB Airlangga dan STIESAM.
Pengalaman sosialnya tidak berhenti di ruang kelas. Ia pernah menjadi pengajar kegiatan ekstrakurikuler di Balai Rehabilitasi Narkoba Tanah Merah serta tenaga honorer di Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, sehingga memahami persoalan masyarakat dari berbagai sisi.
Aktif di Organisasi dan Dakwah
Selain berkiprah di bidang pendidikan, Ismail dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Baitul Quran Foundation, Ketua Rumah Qur’an Aulia, serta memimpin Lembaga Dakwah Kemahasiswaan Musholla Al-Ikhlas FKIP Universitas Mulawarman.
Saat ini, selain menjadi anggota DPRD, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua DPD PKS Kota Samarinda.
Memperjuangkan Pendidikan dan Kesejahteraan
Di Komisi IV DPRD, Ismail konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru, pelayanan kesehatan, serta penanganan stunting. Ia juga memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti perbaikan drainase, akses air bersih, dan fasilitas permukiman, terutama di wilayah Samarinda Ilir dan kawasan perbukitan.
“Kebijakan harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Prestasi dan Semangat Mengabdi
Semangat berprestasi telah terlihat sejak masa sekolah. Ismail pernah meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Pekan Olahraga dan Seni Tingkat Madrasah Kota Samarinda pada 2001 dan 2002, Juara 2 Musabaqah Fahmil Quran MTQ Kota Samarinda pada 2002, serta menjadi peserta Musabaqah Fahmil Quran MTQ Mahasiswa Nasional di Palembang pada 2007.
Saat menjadi guru, ia kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Guru Agama Islam BAZDA Kota Samarinda pada 2010 dan 2011.
Bagi Ismail Latisi, politik bukan sekadar ruang membuat kebijakan, melainkan kelanjutan dari pengabdian yang telah ia jalani sejak menjadi pendidik. Filosofi hidupnya sederhana namun kuat: “Menebar Kebaikan Tidak Membutuhkan Alasan.” Melalui prinsip itu, ia berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026












