KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mulai melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan ini bertujuan memperoleh data terbaru mengenai perkembangan dunia usaha sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
Sebelum pelaksanaan di lapangan, BPS Kota Samarinda telah menyosialisasikan kegiatan tersebut kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam pertemuan bersama Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.
Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, mengatakan pelaksanaan sensus hingga saat ini berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan lancar,” ujarnya saat ditemui di Kantor BPS Kota Samarinda, Jalan KH Ahmad Dahlan No. 33, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap awal pendataan, BPS menyasar sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, dan Komandan Kodim. Selanjutnya, pendataan juga dijadwalkan terhadap Ketua DPRD Kota Samarinda dan Kapolres Samarinda.
Menurut Supriyanto, seluruh petugas sensus kini telah mulai turun ke lapangan secara bertahap setelah menerima pelatihan dan distribusi perlengkapan pendataan. Sebelum bekerja, petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga ketua RT agar proses pendataan berjalan lancar.
“Petugas sudah mulai menyebar ke seluruh wilayah,” katanya.
Ia menambahkan, hingga kini belum ada laporan kendala yang signifikan. Petugas hanya masih menyesuaikan penggunaan aplikasi pendataan berbasis digital, namun tidak ditemukan gangguan pada sistem maupun server.
Lebih lanjut, Supriyanto menegaskan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi data penting bagi pemerintah dan DPRD dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Data ini menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih akurat,” tegasnya.
Menurutnya, dalam satu dekade terakhir terjadi perubahan besar pada dunia usaha, terutama dengan pesatnya perkembangan bisnis berbasis digital. Karena itu, data terbaru sangat dibutuhkan agar kebijakan yang disusun mampu mengikuti dinamika ekonomi dan kebutuhan pelaku usaha saat ini.
BPS Kota Samarinda pun mengajak seluruh pelaku usaha memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat menghasilkan data statistik yang berkualitas untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026












