Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 15 Jul 2026 13:00 WITA ·

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri


 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kutai Kartanegara, Dendi Irwan Fahriza, menegaskan pemerintah akan merespons tingginya jumlah lulusan baru dengan memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri. Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kutai Kartanegara, Dendi Irwan Fahriza, menegaskan pemerintah akan merespons tingginya jumlah lulusan baru dengan memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan hasil evaluasi Job Fair 2026 sebagai dasar penyusunan program peningkatan kualitas tenaga kerja pada 2027. Evaluasi dilakukan setelah mayoritas pencari kerja yang mengikuti bursa kerja tersebut masih didominasi lulusan baru (fresh graduate) yang belum memiliki pengalaman maupun kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Dendi Irwan Fahriza, mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus segera direspons melalui program pelatihan berbasis kompetensi.

“Sebagian besar pelamar masih merupakan lulusan baru,” kata Dendi, Rabu (15/7/2026).

Pada Job Fair 2026, sekitar 370 lowongan kerja disediakan oleh berbagai perusahaan. Dari jumlah itu, sebanyak 196 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi. Lowongan di sektor pertambangan menjadi yang paling diminati, disusul sektor perkebunan dan pembiayaan.

Distransnaker juga mencatat sekitar 2.200 kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di Kukar hingga Juni 2026. Meski demikian, pemerintah optimistis relaksasi peninjauan kembali Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari pemerintah pusat dapat mendorong aktivitas industri dan membuka kembali kebutuhan tenaga kerja.

Sebagai tindak lanjut, Distransnaker akan memprioritaskan pelatihan operator alat berat, mekanik alat berat, dan welder pada 2027. Selain itu, pelatihan konten kreator, desain grafis, dan penjamah makanan juga disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar kerja serta mendukung program strategis nasional.

“Target kami tenaga kerja lokal lebih siap bersaing,” ujar Dendi.

Melalui program tersebut, Pemkab Kukar berharap kompetensi tenaga kerja terus meningkat sehingga peluang masyarakat memperoleh pekerjaan semakin besar, sekaligus membantu menekan angka pengangguran di daerah.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH