KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Sekretariat DPRD Kota Samarinda tetap menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menariknya, seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Perayaan kemerdekaan tahun ini dikemas melalui semangat gotong royong dan kolaborasi dengan melibatkan keluarga besar Sekretariat DPRD, pelajar, masyarakat, serta sejumlah pihak yang memberikan dukungan secara sukarela.
Plt Sekretaris DPRD Kota Samarinda, Eddy Syahrani, mengatakan keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan kegiatan yang dapat mempererat kebersamaan. Menurutnya, perayaan kemerdekaan tetap dapat dilaksanakan dengan mengoptimalkan dukungan dari berbagai pihak.
“Prinsipnya kebersamaan dan kolaborasi,” ujar Eddy, Kamis (20/8/2026).
Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan kegiatan diupayakan melalui dukungan bersama karena pemerintah daerah saat ini tengah menjalankan efisiensi anggaran. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan tidak membebani keuangan daerah.
Eddy menegaskan dukungan yang diberikan berbagai pihak bersifat sukarela. Tidak ada kewajiban maupun paksaan bagi pihak mana pun untuk memberikan bantuan dalam rangkaian perayaan HUT RI tersebut.
“Semua berdasarkan kesukarelaan,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai perlombaan internal yang melibatkan keluarga besar Sekretariat DPRD Samarinda. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Agustus 2026 dengan sejumlah perlombaan, di antaranya bulu tangkis, catur, domino, PlayStation, poker, serta permainan tradisional beregu.
Selain kegiatan internal, panitia juga memberikan ruang bagi masyarakat dan pelajar untuk berpartisipasi. Salah satunya melalui festival band pelajar yang diperuntukkan bagi peserta berusia 7 hingga 18 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar SD, SMP maupun SMA.
Festival tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pelajar Samarinda untuk menyalurkan bakat sekaligus meramaikan momentum peringatan kemerdekaan.
“Kami ingin memberi ruang bagi talenta lokal,” ungkap Eddy.
Selain festival band, panitia juga menyiapkan lomba karaoke pada 28 Agustus 2026. Setiap kecamatan di Kota Samarinda diperbolehkan mengirimkan dua perwakilan, masing-masing satu peserta putra dan satu peserta putri.
Panitia juga memberikan sejumlah batasan agar perlombaan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat yang belum pernah mengikuti kompetisi pada tingkat provinsi maupun nasional.
Tidak hanya kegiatan hiburan, perayaan HUT RI ke-81 di lingkungan Sekretariat DPRD Samarinda turut diisi dengan agenda sosial. Panitia akan melakukan penggalangan dana yang rencananya disalurkan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang kemerdekaan.
Sementara itu, bazar dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan sekaligus membuka ruang interaksi antara masyarakat dengan keluarga besar Sekretariat DPRD Samarinda.
Kemudian pada 27 Agustus 2026, panitia menjadwalkan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memeriahkan HUT RI, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan kemudian akan ditutup dengan jalan santai pada 29 Agustus 2026. Pada agenda tersebut, panitia juga akan membagikan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar sebelumnya.
Beragam hadiah telah disiapkan, mulai dari uang pembinaan, sembako hingga hadiah undian. Panitia juga menyediakan sembilan unit sepeda, mesin cuci, serta sejumlah hadiah menarik lainnya.
Menurut Eddy, konsep perayaan tahun ini menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk membangun suasana kemerdekaan yang meriah. Justru, keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kembali semangat gotong royong.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi serta memperkuat rasa kebersamaan.
“Semoga bukan sekadar seremonial,” pungkas Eddy.
Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












