Menu

Mode Gelap
Karhutla Mengancam IKN, Helikopter Caracal Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan 11 Orangutan Yatim Piatu Dievakuasi Saat Karhutla Terjang KHDTK Samboja Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang OIKN Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Perusahaan Wajib Pulihkan Area Terdampak

BERITA DAERAH · 4 Sep 2026 17:00 WITA ·

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang


 Karyawan PT EAS, Marupa (49), tenggelam di Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026). Diduga kelelahan saat menyeberang, korban hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan menggunakan perahu ketinting, perahu karet, dan peralatan lainnya. Perbesar

Karyawan PT EAS, Marupa (49), tenggelam di Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Jumat (4/9/2026). Diduga kelelahan saat menyeberang, korban hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan menggunakan perahu ketinting, perahu karet, dan peralatan lainnya.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Seorang karyawan PT EAS, Marupa, dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Belayan, Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (4/9/2026). Hingga Jumat siang, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim gabungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WITA di kawasan bekas pelabuhan milik PT EAS. Saat itu, Marupa bersama tiga rekan kerjanya berada di tepi Sungai Belayan untuk memperbaiki pipa alkon milik perusahaan yang sebelumnya mengalami kerusakan selama tiga hari.

Setelah pekerjaan selesai, korban kemudian berinisiatif berenang untuk menyeberangi Sungai Belayan. Saat berada di bagian tengah sungai, korban tiba-tiba meminta pertolongan kepada rekan-rekannya karena merasa lemas.

Kapolsek Tabang, Iptu Yohan Lihu, mengatakan rekan korban yang mendengar permintaan tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dengan turun ke sungai.

“Rekan korban sempat menariknya, tetapi akhirnya terlepas,” ujar Yohan.

Upaya pertolongan tersebut tidak berhasil setelah rekan korban mengalami kelelahan saat berusaha menarik korban ke tepian. Di tengah kondisi arus sungai yang cukup deras, korban kemudian kembali terlepas dan terbawa arus hingga tenggelam.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Tabang. Petugas bersama Tim Emergency Response Team (ERT) PT Bayan dan masyarakat sekitar langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian dilakukan menggunakan sejumlah sarana, di antaranya perahu ketinting milik masyarakat, perahu karet milik perusahaan, serta peralatan tradisional. Tim gabungan menyisir kawasan sungai yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

Namun, hingga saat ini korban belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus Sungai Belayan.

Marupa diketahui merupakan karyawan PT EAS yang bekerja sebagai operator genset. Saat kejadian, korban disebut tengah membantu rekan kerjanya memperbaiki pipa alkon yang rusak.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui dapat dan biasa berenang. Namun, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, arus Sungai Belayan saat kejadian cukup deras sehingga korban diduga mengalami kelelahan ketika berada di tengah sungai.

Dalam proses pencarian, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan korban, yakni satu lembar celana jeans pendek warna hitam, satu unit telepon seluler merek Infinix berwarna hitam, serta satu unit powerbank merek Robot berwarna hitam.

Kapolsek Tabang menegaskan pencarian terhadap korban masih menjadi prioritas. Tim gabungan bersama masyarakat terus melakukan penyisiran untuk menemukan keberadaan korban.

“Pencarian masih terus kami lakukan,” kata Yohan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat maupun pekerja yang beraktivitas di sekitar Sungai Belayan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi arus sungai sedang deras dan saat melakukan aktivitas menyeberangi sungai.

 

Pewarta : Fairuzzabady
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Panen Raya Jagung di Loa Janan Ilir, Polresta Samarinda Perkuat Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 12:00 WITA

Porprov VIII Kaltim Tetap Digelar, 59 Cabor dan 1.014 Nomor Dipertandingkan di Paser

3 September 2026 - 11:00 WITA

Kasus ISPA Melonjak, Pemkab Kukar Alihkan Pembelajaran ke Rumah

2 September 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH