Menu ✖

Mode Gelap
Banjir Samarinda Terus Berulang, Abdul Rohim Desak Normalisasi Drainase Sebelum Musim Hujan Jalan Ir Sutami Samarinda Rusak Dihantam Truk Berat, DPRD Dorong Relokasi Kawasan Pergudangan Antrean Pertalite Kian Panjang, Helmi Abdullah Desak Tambahan Kuota 510 Ribu KL Segera Direalisasikan Maswedi Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan Samarinda, Pencegahan Narkoba Jadi Perhatian DPRD Samarinda Minta Parkir Digital Dibarengi CCTV, Keamanan Kendaraan Jadi Prioritas

BERITA DAERAH · 10 Okt 2026 14:00 WITA ·

Maswedi Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan Samarinda, Pencegahan Narkoba Jadi Perhatian


 Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, mendorong Pemkot Samarinda melibatkan generasi muda secara aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kreativitas dan gagasan inovatif pemuda penting untuk menjawab tantangan kota serta mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan. Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, mendorong Pemkot Samarinda melibatkan generasi muda secara aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kreativitas dan gagasan inovatif pemuda penting untuk menjawab tantangan kota serta mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk memberikan ruang partisipasi yang lebih luas kepada generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar untuk menghadirkan gagasan inovatif dan solusi kreatif dalam menjawab berbagai tantangan perkotaan.

Maswedi menilai, pembangunan Kota Samarinda ke depan tidak cukup hanya mengandalkan pola pikir konvensional. Diperlukan keterlibatan generasi muda yang memiliki perspektif segar, kreatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Ia menyayangkan apabila pemuda hanya ditempatkan sebagai pelengkap dalam kegiatan pemerintah atau sekadar menjadi penerima manfaat program. Padahal, dengan kesempatan dan dukungan yang tepat, mereka dapat menjadi motor penggerak perubahan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Kita harus memberikan ruang lebih besar kepada pemuda. Bukan sekadar hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi ide dan pemikiran mereka harus digunakan untuk membangun kota,” ujar Maswedi, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, partisipasi pemuda perlu diwujudkan secara nyata, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan program pembangunan. Aspirasi generasi muda juga harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Maswedi menyebut, Samarinda memiliki banyak potensi anak muda yang belum tergarap secara maksimal. Potensi tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas kreatif, pegiat teknologi, hingga aktivis sosial yang memiliki kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.

Karena itu, ia menilai pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi agar berbagai gagasan tersebut dapat diterjemahkan menjadi program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Samarinda membutuhkan ide-ide baru. Karena itu, libatkan pemuda sejak awal, terutama dalam proses perencanaan pembangunan,” katanya.

Maswedi menyarankan sejumlah langkah yang dapat dilakukan Pemkot Samarinda untuk memperkuat keterlibatan generasi muda. Di antaranya, menggelar forum diskusi khusus pemuda, menyediakan kanal aspirasi digital, serta melibatkan organisasi kepemudaan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Melalui langkah tersebut, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang menerima hasil pembangunan, tetapi juga merasa memiliki tanggung jawab dalam menentukan arah kemajuan kota. Rasa memiliki itu dinilai penting untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas publik, lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan.

“Ketika pemuda merasa memiliki kota ini, mereka akan ikut menjaga dan bertanggung jawab terhadap kemajuannya,” tegasnya.

Pencegahan Narkoba Jadi Bagian Pembangunan SDM

Selain mendorong partisipasi pemuda, Maswedi juga menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan seiring dengan upaya menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.

Ia menegaskan, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan peningkatan fasilitas publik. Pemerintah juga perlu memperhatikan kualitas SDM melalui pendidikan, pembinaan, pemberdayaan, serta pencegahan berbagai persoalan sosial yang berpotensi menghambat perkembangan generasi muda.

Dalam upaya tersebut, Maswedi menyampaikan bahwa DPRD Kota Samarinda terus menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat pencegahan dan edukasi mengenai bahaya narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan komunitas pemuda.

Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan larangan dan penindakan. Diperlukan pendekatan yang lebih persuasif melalui komunikasi terbuka, edukasi berkelanjutan, serta pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai, keterbatasan ruang berekspresi, persoalan ekonomi keluarga, hingga minimnya kesempatan kerja merupakan sejumlah persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian. Meski bukan satu-satunya faktor, kondisi tersebut perlu dipahami agar program pembinaan dan pencegahan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

“Kita tidak bisa hanya melarang, tetapi juga harus mendengarkan. Kegelisahan masyarakat dan kebutuhan pemuda perlu diserap agar kita memahami persoalan yang sebenarnya,” ungkapnya.

Karena itu, Maswedi mendorong Pemkot Samarinda untuk lebih aktif turun langsung ke masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memetakan kebutuhan generasi muda. Dengan memahami kondisi di lapangan, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan program yang tidak hanya menyelesaikan persoalan pembangunan, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap pengaruh negatif narkoba.

Ia menegaskan, pembangunan Kota Samarinda yang ideal harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, sekaligus memastikan masa depan mereka terlindungi melalui kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari membangun Samarinda dengan mendengarkan suara pemuda dan masyarakat. Keterlibatan mereka menjadi modal penting untuk mewujudkan kota yang aman, maju, dan berdaya saing,” pungkas Maswedi.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Banjir Samarinda Terus Berulang, Abdul Rohim Desak Normalisasi Drainase Sebelum Musim Hujan

11 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Jalan Ir Sutami Samarinda Rusak Dihantam Truk Berat, DPRD Dorong Relokasi Kawasan Pergudangan

11 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Antrean Pertalite Kian Panjang, Helmi Abdullah Desak Tambahan Kuota 510 Ribu KL Segera Direalisasikan

10 Oktober 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Parkir Digital Dibarengi CCTV, Keamanan Kendaraan Jadi Prioritas

10 Oktober 2026 - 13:00 WITA

PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok

9 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar

9 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH