Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 16 Okt 2023 15:16 WITA ·

Dispar Kaltim Berencana Bangun Resort Bawah Air Di Berau, Menanti Investor dan Izin Kementrian


 Dispar Kaltim Berencana Bangun Resort Bawah Air Di Berau, Menanti Investor dan Izin Kementrian Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Dalam rangka mendukung pengembangan wisata unggulan di Kalimantan Timur, Dinas Pariwisata Kaltim berencana untuk membangun resort bawah air. Pulau maratua sendiri erat kaitannya dengan resort yang menawarkan berbagai pengalaman menarik.

Hal itu karena eksotisme dan keindahan alam yang disajikan disana memang menawarkan pengalaman yang menakjubkan. Hal ini lah yang menjadikan pulau maratua sebagai sorotan wisata di kalimantan timur. Dengan keindahan alam tersebut, wisatawan ditawarkan berbagai macam penginapan hingga resort mewah.

“Penginapan dari harga kelas premium hingga yang biasa ada, dengan harga paling termurah Rp 350 ribu,” ungkap Kepala Dispar Kaltim, Ahmad Herwansyah kepada media ini di Samarinda, Senin (16/10/2023).

Dari ragam resort kelas premium, salah satunya yakni Arasatu Villas yang menawarkan pengalaman tinggal diatas laut bak suku bajau. Untuk sekali menginap pengunjung dapat dikenakan biaya sebesar Rp 3 juta. Namun pengunjung sudah dapat merasakan sensasi menginap ditemani kenaekaragaman hayati di laut dan tentunya fasilitas mewah lainnya.

Belakangan untuk semakin mengundang wisatawan untuk berkunjung ke kalimantan timur, Dinas Pariwisata Kaltim berencana untuk menambah resort baru dengan pengalaman unik yakni resort di bawah air. Namun kendati demikian pihaknya mengaku masih menunggu izin investasi dari kementrian.

“Ini karena pulau terluar, ini report terakhirnya,” ujar Herwansyah.

Sebagai wilayah strategis dari Dispar Kaltim dalam pengembangan wisata, ia akan terus melakukan pengembangan dan menggenjot hadirnya calon investor untuk Maratua.

“Melakukan pengembangan lainnya seperti akses masuk ke Maratua dan fasilitas penunjang di pulau tersebut,” katanya.

Selain berau sebagai wilayah strategis, Kutim juga menjadi salah satu fokus dalam tahap pengembangan dalam sektor pariwisatanya.

“Kita masih punya tugas ini, Berau sebagai wilayah strategis dari pariwisata dan Kutim juga masih dalam pengembangan,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH