Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 2 Nov 2023 11:30 WITA ·

Perpindahan IKN Jadi Peluang Besar Bagi Pengrajin Manik di Kaltim


 Perpindahan IKN Jadi Peluang Besar Bagi Pengrajin Manik di Kaltim Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Perpindahan ibukota nusantara ke Kalimantan Timur membawa konsekuensi yang sangat signifikan dan bertindak sebagai peluang yang luar biasa bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama untuk para pengrajin manik-manik yang khas Kalimantan Timur. Dengan perubahan ini, UMKM dan pengrajin manik-manik tersebut dapat memanfaatkan potensi ekonomi dan sosial yang berkaitan dengan perpindahan ibukota tersebut.

Perpindahan ibukota menandakan adanya perubahan besar dalam administrasi dan pemerintahan negara. Hal ini berarti bahwa pusat kegiatan politik, ekonomi, budaya, dan infrastruktur akan beralih ke wilayah Kalimantan Timur. Sebagai hasilnya, wilayah ini akan mengalami perkembangan pesat dan potensi ekonomi baru yang belum dimanfaatkan sebelumnya.

Dalam konteks ini, EKRAF menjadi salah satu sektor yang paling terdampak secara positif. Pengrajin manik-manik khas Kalimantan Timur juga contohnya. Dengan adanya perpindahan ibukota, mereka akan mendapatkan akses yang lebih mudah ke pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya tarik produk khas mereka. Mereka dapat memanfaatkan keunikan dan keaslian produk mereka yang mencerminkan budaya dan tradisi Kalimantan Timur untuk menarik minat para wisatawan dan pendatang baru.

Purnawati, yang merupakan salah satu pengrajin kriya manik-manikmengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh-jauh hari untuk menyambut kedatangan ibukota Nusantara yang akan berpindah ke Kalimantan Timur. Antusiasme Ibu Purnawati dalam menghadapi perubahan ini begitu besar, dirinya mengaku sudah sejak dini meningkatkan produksi kerajinan miliknya.

“Ya mulai dari kemarin sudah mempersiapkan sudah kami persiapkan. Makanya pengrajin itu saya ngomong sama mereka. IKN ini gak lama pindah, jadi memang harus tingkatkan produksi,” ujar Purnamawati.

Salah satu tugas purnamawati adalah memasarkan dan meningkatkan produksi barang-barang yang dibuat oleh para pengrajinnya. Selain itu, purnamawati juga mendorong para pengrajinnya untuk berinovasi dengan menciptakan variasi baru dalam desain barang serta motif yang dibuat dengan menggunakan manik-manik khas daerah Kaltim. Permintaan ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada produk mereka dan juga memberikan variasi yang menarik bagi pelanggan.

“Jadi ibaratkan apa yang kita buat, apa yang mereka buat, jangan yang itu itu aja, kalau bisa yang lain motif yang lain lagi, Kalau bisa bikin topi yang yang lain lagi kayak bikin taplak bikin syal, jadi ibaratkan kalau banyak gitu kan pasti banyak peminatnya banyak tamunya,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, perpindahan ibukota nusantara ke Kalimantan Timur dapat dianggap sebagai tonggak sejarah yang memberikan peluang luas dan signifikan bagi para pelaku EKRAF di Kaltim, terutama para pengrajin manik-manik khas Kalimantan Timur. Dengan memahami dan memanfaatkan perubahan ini dengan bijak, industry ekraf di Kaltim dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, sementara budaya dan warisan Kalimantan Timur tetap terjaga dan dihargai.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH