Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 25 Nov 2023 14:45 WITA ·

Strategi Dispar Kaltim Kembangkan Potensi Kampung Ketupat di Samarinda


 Strategi Dispar Kaltim Kembangkan Potensi Kampung Ketupat di  Samarinda Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Samarinda merupakan sebuah kota yang terkenal akan keunikan objek wisatanya. Salah satunya Kampung Ketupat, yang terletak di Jalan Mangkupalas, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur (Kaltim).

Ikon pariwisata Kota Tepian ini merupakan salah satu sentra pembuatan ketupat secara turun temurun yang mulai dibangun sejak 11 Agustus 2017 melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara gotong royong.

Karena banyaknya pengrajin ketupat, maka tak heran Kampung Ketupat kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kota Samarinda. Sebab, banyak wisatawan yang tertarik ingin melihat banyaknya proses pembuatan ketupat secara langsung.

Tak hanya itu, keberadaan permukiman warga yang berdiri di atas Sungai Mahakam juga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

Melihat potensi tersebut, Dispar Kaltim pun memiliki sejumlah opsi untuk mengembangkan daya tarik Kampung Ketupat, yaitu dengan merumuskan konsep trip atau perjalanan wisata, berkolaborasi bersama sejumlah pihak salah satunya biro perjalanan wisata.

“Kami juga sudah berkolaborasi dengan agen travel, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), corporate social responsibility (CSR), dan beberapa hotel,” jelas Kepala Dispar Kaltim, Ahmad Herwansyah belum lama ini.

Beberapa opsi perjalanan pun bakal diadakan Dispar Kaltim seperti menggunakan kapal wisata untuk menyusuri Sungai Mahakam. Kemudian, jika memang menggunakan jalur darat akan menggunakan bus pariwisata.

“Dengan berbagai alternatif, apalagi di kawasan Kampung Ketupat ada wisata religi masjid tertua, makam Daeng Mangkona, wisata kuliner seperti warung yang ada di sepanjang Kampung Ketupat, diharapkan dapat mengembangkan potensi yang ada,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH