Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 18 Jan 2024 17:13 WITA ·

Masjid Negara Siap Dibangun di IKN, Menjadi Lambang Kerukunan Berbangsa, Bernegara serta Beragama


 Masjid Negara Siap Dibangun di IKN, Menjadi Lambang Kerukunan Berbangsa, Bernegara serta Beragama Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Pembangunan spiritual juga menjadi aspek yang diperhatikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini menjadi fokus dalam groundbreaking Masjid Negara di Wilayah IKN oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, pada Rabu (18/1/2024).

“Masjid Negara akan menjadi bukti bahwa kita tidak hanya membangun aspek kemajuan fisik bangsa, tetapi juga spiritualitas,” kata Joko Widodo.

Joko Widodo juga menyebut, dengan desain yang modern dan futuristik serta menampilkan kekhasan asli Nusantara dalam bangunannya, dan diharapkan akan menjadi percontohan masjid negara di negara-negara lain.

“Nantinya, kita tidak hanya membangun masjid. Rumah ibadah lain seperti Basilica (Katolik), Vihara (Budha), Pura (Hindu), Gereja (Kristen), dan Klenteng (Konghucu) juga akan dibangun di kawasan Nusantara dengan memerhatikan kegunaannya serta desain yang green dan smart,” tambah Joko Widodo.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembangunan Masjid Negara di Nusantara adalah bentuk paralel pembangunan fisik dan spiritualitas serta pengimplementasian nilai-nilai filosofi keberagaman.

“Masjid Negara di Nusantara setidaknya memiliki dua nilai filosofi: (1) Desain bangunan yang melingkar melambangkan kerukunan berbangsa, bernegara, serta beragama dalam masyarakat Indonesia; (2) Menjadi simbol penguatan hubungan dengan Tuhan, hubungan antar sesama manusia, serta hubungan dengan alam, ” ucap Yaqut.

Masjid Negara akan menjadi tempat ibadah utama di Kawasan KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) Nusantara dan menjadi tempat wisata religi baru di Provinsi Kalimantan Timur dengan luas bangunan Masjid Negara yang akan dibangun ± 59.081 m2 dengan kapasitas 61.317 Jamaah.

Sejalan dengan dimulainya pembangunan Masjid Negara, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono juga menyampaikan atensinya terkait groundbreaking kali ini.

“Yang paling penting bagi kami di Otorita IKN adalah menjaga momentum pembangunan dan juga menjaga animo pasar yang diperlihatkan dari interest (ketertarikan) yang masuk ke kita, dan juga yang terealisasi dari groundbreaking,” pungkas Yaqut.(ikn/ruz)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH