Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 8 Mar 2024 15:00 WITA ·

Berikan Kuliah Umum di Undip, Bambang Susantono sampaikan IKN sebagai Kota Layak Huni dan Berkelanjutan


 Berikan Kuliah Umum di Undip, Bambang Susantono sampaikan IKN sebagai Kota Layak Huni dan Berkelanjutan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono mengisi Kuliah Umum Arsitektur dengan tema “Livable City sebagai Representasi dari Sustainable City” yang berlangsung di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada Jumat (8/3/2024).

Kuliah umum ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik, Prof. Ir. Jamari, Dosen Departemen Arsitektur Dr. Ir. Agung Dwiyanto, M.T, sekaligus menjadi moderator dan mahasiswa di Undip.

Pada sesi paparan kuliah umum, Bambang Susantono menjelaskan, saat ini dunia sedang mengalami beberapa perubahan seperti urbanisasi yang pesat, perubahan iklim, perubahan ekonomi, perubahan demografi, dan disrupsi teknologi.

Bambang Susantono juga menyebut, bahwa pada lima sampai sepuluh tahun ke depan akan terjadi pergeseran di bidang transportasi, seperti adanya perubahan layanan transit dan jumlah penumpang, kendaraan listrik yang lebih terjangkau dan efisien serta peningkatan pengguna sepeda untuk rekreasi.

Menurutnya, setiap kota perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi, termasuk IKN yang tengah dipersiapkan menjadi kota yang pintar juga kota yang ramah lingkungan.

Oleh karena itu, kondisi penduduk pada sebuah perkotaan dapat menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan kota, termasuk indeks kebahagiaan penduduk.

“Hal yang paling penting warga kota happy, di situlah tingkat keberhasilan kota tercapai,” ungkap Bambang Susantono.

“Sehingga membangun IKN tidak hanya sekadar membangun kota dari aspek fisik saja, namun juga membangun sumber daya manusia di dalamnya,” sambung Bambang Susantono.

Bambang Susantono juga menyampaikan, bahwa IKN merupakan kota pertama yang mempunyai penilaian ESG (Environmental, Social, and Governance). ESG menjadi salah satu aspek pendukung bagi IKN dalam menciptakan sebuah kota layak huni dan berkelanjutan.

Bambang Susantono juga menyinggung soal pendekatan 5D yang difungsikan untuk membentuk sebuah kota layak huni di masa pasca-pandemi. Pendekatan 5D tersebut terdiri dari pendekatan design (desain), density (kepadatan), diversity (keragaman), digitalization (digitalisasi), dan decarbonization (dekarbonisasi).

“Sehingga berdasarkan sisi keilmuan tersebut mampu menjadi panduan bagi Otorita IKN dalam menciptakan kota yang layak huni terutama di masa pasca pandemi,” pungkasnya.(ikn/ruz)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH