Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 22 Mar 2024 15:30 WITA ·

Otorita IKN Gelar Market Briefing II untuk Calon Pemrakarsa Investasi dalam Penyediaan Hunian Pekerja Konstruksi


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menggelar acara Market Briefing II di Jakarta.(Biro_SDM_Humas_OIKN) Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menggelar acara Market Briefing II di Jakarta.(Biro_SDM_Humas_OIKN)

KUTAIPANRITA.ID – Pada Jumat, (22/03/2024), Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menggelar acara Market Briefing II di Jakarta. Acara ini merupakan langkah lebih lanjut dalam implementasi Cetak Biru Kota Cerdas Nusantara, dengan tujuan untuk memaparkan paket investasi smart city pertama kepada calon pemrakarsa investasi.

Dalam Market Briefing II ini, peserta disajikan dengan rincian teknis dan skema pendanaan investasi yang akan mendukung transformasi Ibu Kota Nusantara menuju kota cerdas.

Agung Wicaksono, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, menyampaikan bahwa permintaan hunian dari para pekerja konstruksi terus meningkat, dengan Hunian Pekerja Konstruksi mulai penuh.

Deputi Agung menambahkan, “Permohonan dari para pekerja konstruksi untuk ketersediaan tempat tinggal cukup banyak. HPK 1 sudah overload dan tidak bisa menampung pekerja proyek lagi.”

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Otorita IKN mengajak para calon pemrakarsa investasi untuk bergabung dalam proyek kebutuhan HPK 2 dan Hunian non ASN.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Silvia Halim, menjelaskan urgensi kebutuhan HPK dimana jumlah bekerja yang hampir 12 ribu sedangkan kapasitas HPK yang hanya 10.792.

Nantinya, total 15 bangunan tower hunian HPK 2 akan dibangun diatas lahan seluas 9 Ha.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR menanggapi hal tersebut dengan menjelaskan bahwa ini merupakan proyek mendesak guna memenuhi kebutuhan para pekerja konstruksi.

Acara ini dihadiri oleh 22 perusahaan calon pemrakarsa investasi yang tak hanya berasal dari dalam negeri, namun juga dari luar negeri seperti Republik Rakyat Tiongkok, Singapura, Korea Selatan, hingga Malaysia.(Biro_SDM_Humas_OIKN)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH