Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 8 Mei 2024 14:30 WITA ·

DKP Kukar Tempuh Berbagai Cara Amankan Perairan dari Nelayan “Nakal”


 Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fadly.(in/kutaipanrita.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fadly.(in/kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) lakukan berbagai macam cara untuk mengamankan wilayah perairan dari nelayan “Nakal”.

Beberapa cara tersebut yakni mulai dari melakukan pendekatan secara persuasif, Patroli, teguran hingga penyitaan alat tangkap ikan.

Penindakan yang dilakukan DKP Kukar ditujukan kepada para nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dinilai dapat merusak ekosistem di wilayah perairan.

“Kita lakukan patroli bersama, jika ditemukan nelayan yang menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan, maka kita lakukan penindakan biar jadi contoh,” tegas Sekretaris DKP Kukar, Fadly, pada Rabu (8/5/2024).

Lebih lanjut Fadly mengemukakan bahwa, DKP Kukar juga mengusung program penggantian alat setrum menjadi alat tangkap yang lebih ramah lingkungan.

Rencananya, alat tangkap sentrum tersebut yang disita akan dikembalikan ke DKP Kukar dan akan digantikan dengan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan seperti bubu.

Fadly juga menyebut bahwa, selama melaksanakan patroli, nelayan yang tertangkap menggunakan alat tangkap yang dinilai merusak, DKP Kukar tidak pernah melakukan penangkapan maupun penahanan. Namun, nelayan tersebut akan diberikan edukasi melalui pendekatan persuasif sekaligus penyitaan alat tangkapnya.

“Mereka hanya mencari ikan untuk menyambung hidup, disitulah dilemanya,”  ungkapnya.

Fadly juga menegaskan, setelah melakukan pendekatan dan penyitaan para nelayan nakal tersebut tidak mengindahkan, maka DKP Kukar akan melakukan langkah yang tegas.

“Semoga saja para nelayan sadar pentingnya menjaga lingkungan, karena dampaknya akan dirasakan mereka juga,” tutupnya.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH