Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

BERITA DAERAH · 17 Okt 2024 15:15 WITA ·

Mengukir Sejarah Baru di Indonesia Lewat Pembangunan Berkelanjutan


 Mengukir Sejarah Baru di Indonesia Lewat Pembangunan Berkelanjutan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menekankan konsep kota hijau dan berkelanjutan sebagai prioritas utama. Berbagai kajian awal, kerja sama, dan groundbreaking telah dilaksanakan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). IKN dirancang untuk menjadi kota hijau yang liveable dan loveable, sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs).

Presiden Jokowi menegaskan dalam berbagai kesempatan bahwa SDGs harus menjadi fokus pembangunan nasional, termasuk IKN.  Dalam pidato pembukanya pada Joint Leaders’ Session of High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) dan Indonesia–Africa Forum (IAF) Ke-2 2024. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan, “Yang pertama, pencapaian target SDGs harus tetap menjadi fokus utama pembangunan global yang diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional dan regional, termasuk agenda 2063 Afrika dan didukung kemitraan multipihak.”

Salah satu langkah awal adalah pelaksanaan Pembahasan Konsep Awal Evaluasi Sukarela di Tingkat Lokal atau Voluntary Local Review (VLR) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) IKN Tahun 2024. Melalui VLR ini, diharapkan kita dapat mengukur kontribusi pembangunan IKN yang didasarkan pada 17 goals SDGs.

Konsep pembangunan IKN sebagai Kota Hutan (Forest City) mengalokasikan lebih 75% wilayah IKN menjadi ruang hijau, dengan 65% area dilindungi dan 10% produksi makanan. Hal ini ditujukan guna menjaga kelestarian ekosistem dan mendukung tujuan SDGs ke-15: pelestarian ekosistem darat. Teknologi ramah lingkungan, dan pengunaan material ramah lingkungan pada setiap Pembangunan infrastruktur. Salah satu contoh penerapannya adalah kegiatan Rehabilitasi Hutan dan pembangunan lahan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Dalam progres pembangunan IKN, Presiden Joko Widodo meresmikan berbagai upaya pembangunan berkelanjutan di Nusantara seperti Miniatur Hutan Hujan Tropis. Miniatur ini adalah living lab dalam mengembangkan inovasi-inovasi untuk melakukan reforestasi pada berbagai area yang dilindungi di Nusantara. Bulan Juni 2024 yang lalu, Presiden Joko Widodo juga meresmikan persemaian Mentawir yang digagas oleh Kementerian LHK, sebagai langkah penting dalam upaya pemerintah melakukan rehabilitasi hutan dan penanaman kembali di wilayah IKN.IKN juga memiliki kawasan Wanagama Nusantara yang berada di Zona Rimba Kota B, KIPP. Presiden Joko Widodo yang hadir untuk melakukan pencanangan serta menandatangani kayu ulin sebagai bentuk dukungan simbolis dalam rangka mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan di Kalimantan.

Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw juga menyampaikan, “Arahan Presiden Joko Widodo untuk memastikan bahwa pembangunan IKN selalu mengarah pada pembangunan yang berkelanjutan menjadi fondasi dalam pembangunan. Arahan tersebut juga menjadi sebuah warisan dari Presiden Joko Widodo untuk dapat dilanjutkan dalam pembangunan dan pemerintahan selanjutnya.”

Beliau juga menambahkan bahwa setiap kedeputian di OIKN mengutamakan upaya tersebut terutama dalam kolaborasi dan investasi yang ada. “Bekerja sama dengan mitra yang memiliki visi dan misi yang sama adalah kunci terciptanya pembangunan yang mendukung SDGs.”

IKN diharapkan menjadi model kota masa depan yang mengurangi emisi karbon dan menggunakan energi bersih, memberikan kontribusi nyata dalam perubahan iklim global. Upaya ini juga terwujud berkat upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mendorong pembangunan yang merata di Indonesia.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH