Menu

Mode Gelap
Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA DAERAH · 13 Mei 2025 08:15 WITA ·

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor di Samarinda


 Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor di Samarinda Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban bencana longsor di Jl. Belimau, Gg. Bulutangkis, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari kedua pasca kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Dody Setiawan menyampaikan bahwa, sebanyak enam orang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi akibat longsor tersebut.

Hingga saat ini, dua korban berhasil diselamatkan, dua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan dua korban lainnya masih dalam proses pencarian.

“Pagi ini pukul 07.30 WITA, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing dan langsung melanjutkan pencarian dengan bantuan dua unit ekskavator dari Kementerian PUPR di lokasi terakhir korban terlihat,” ujar Dody dalam keterangannya, Selasa (13/0/2025).

Adapun korban selamat diketahui bernama Tajudin (45) dan Sarul (22). Korban yang ditemukan meninggal dunia yakni Ibu Hamdana (43) dan Nasrul (25). Sedangkan dua korban lainnya yang masih dalam pencarian adalah Nurul Syakira (17) dan Syafitri (14).

Dody menambahkan, jika korban ditemukan, proses evakuasi akan dilakukan ke posko utama Tim SAR Gabungan sebelum dibawa ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie untuk penanganan medis.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur gabungan, Peralatan utama yang digunakan meliputi rescue car D-Max, perlengkapan ekstrikasi, drone thermal, ekskavator, alat komunikasi, dan peralatan medis.

Meski cuaca di lokasi saat ini berawan, proses pencarian menghadapi kendala berupa kondisi tanah yang masih labil dan rawan longsor susulan.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan dua korban yang masih hilang. Keselamatan tim di lapangan juga menjadi perhatian utama kami,” pungkas Dody Setiawan. (*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH