Menu

Mode Gelap
Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

BERITA DAERAH · 6 Mar 2026 20:00 WITA ·

Satpol PP Samarinda Tegaskan Usaha Tetap Buka Selama Ramadan


 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Anis Siswantini, menjadi narasumber dalam program Dialog Publika bertajuk “Penegakan Jam Operasional Kafe Samarinda Selama Ramadan” yang disiarkan langsung dari Studio 1 TVRI Kalimantan Timur, Jumat (6/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Anis Siswantini, menjadi narasumber dalam program Dialog Publika bertajuk “Penegakan Jam Operasional Kafe Samarinda Selama Ramadan” yang disiarkan langsung dari Studio 1 TVRI Kalimantan Timur, Jumat (6/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menegaskan tidak ada kebijakan penutupan tempat usaha selama bulan suci Ramadan. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pemerintah hanya melakukan penyesuaian jam operasional sesuai surat edaran Wali Kota.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, mengatakan aturan tersebut bertujuan menjaga ketertiban sekaligus menciptakan suasana yang saling menghormati di tengah masyarakat selama Ramadan.

“Tidak ada penutupan usaha. Yang ada hanya pengaturan jam operasional sesuai surat edaran Wali Kota,” ujarnya kepada awak media, Jumat (6/3/2026).

Menurut Anis, kebijakan ini dibuat agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, namun tetap memberi ruang bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk.

“Tujuannya agar kita saling menghargai. Saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa bisa lebih fokus beribadah selama Ramadan,” katanya.

Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaannya tidak semua pelaku usaha langsung mematuhi aturan tersebut. Karena itu, Satpol PP tetap melakukan pengawasan sekaligus pembinaan di lapangan.

“Di lapangan tentu tidak semua langsung patuh. Itu sudah menjadi bagian dari tugas kami untuk terus mengingatkan dan melakukan pengawasan,” jelasnya.

Anis juga mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan dengan sikap saling menghormati.

“Mari kita jaga bersama suasana Ramadan ini dengan saling menghargai dan menghormati,” pesannya.

Ia pun berharap para pelaku usaha di Samarinda tetap mendapatkan keberkahan rezeki meskipun ada penyesuaian jam operasional selama bulan puasa.

“Semoga para pelaku usaha tetap diberikan kelancaran rezeki. Jika ada penyesuaian selama Ramadan, mudah-mudahan setelahnya diganti dengan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Mediasi Gugatan Basri Rase Belum Temui Titik Terang, Hakim Beri Kesempatan Terakhir

14 Juli 2026 - 11:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH