Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 13:00 WITA ·

Damkar Samarinda Imbau Warga Cek Listrik dan Kompor Sebelum Mudik


 Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, memberikan keterangan kepada awak media terkait imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat mudik Lebaran, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat” 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, memberikan keterangan kepada awak media terkait imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat mudik Lebaran, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat” 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati meninggalkan rumah saat mudik Lebaran. Peringatan ini disampaikan Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).

Hendra mengatakan, rumah kosong saat mudik kerap menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kebakaran. Karena itu, warga diminta memastikan seluruh peralatan yang berpotensi memicu kebakaran sudah dalam kondisi aman.

“Pastikan kompor sudah dimatikan dan tidak ada peralatan listrik yang masih terhubung sebelum meninggalkan rumah,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga memasang papan pengingat di sejumlah titik di Kota Samarinda. Imbauan tersebut ditujukan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang sering dipicu korsleting listrik.

Menurut Hendra, lebih dari separuh kasus kebakaran yang terjadi selama ini disebabkan oleh arus pendek listrik, disusul kelalaian saat menggunakan kompor.

“Hal-hal kecil seperti mencabut colokan listrik atau memastikan kompor tidak menyala sangat penting untuk mencegah kebakaran,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian agar mudik dapat berlangsung aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap risiko kebakaran.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Teras Samarinda Bakal Diperluas hingga Tempekong, DPRD Dorong Jadi Pusat Wisata dan Ekonomi Mahakam

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Raperda Pencegahan Kebakaran Samarinda Masuk Tahap Harmonisasi, Damkar Bakal Diperkuat Kewenangannya

15 Oktober 2026 - 17:00 WITA

TPG Guru SDN Filial Loa Kumbar Terkendala Data, DPRD Samarinda Dorong Pemekaran Sekolah

15 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH