Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 13:00 WITA ·

Damkar Samarinda Imbau Warga Cek Listrik dan Kompor Sebelum Mudik


 Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, memberikan keterangan kepada awak media terkait imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat mudik Lebaran, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat” 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, memberikan keterangan kepada awak media terkait imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat mudik Lebaran, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat” 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati meninggalkan rumah saat mudik Lebaran. Peringatan ini disampaikan Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).

Hendra mengatakan, rumah kosong saat mudik kerap menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kebakaran. Karena itu, warga diminta memastikan seluruh peralatan yang berpotensi memicu kebakaran sudah dalam kondisi aman.

“Pastikan kompor sudah dimatikan dan tidak ada peralatan listrik yang masih terhubung sebelum meninggalkan rumah,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga memasang papan pengingat di sejumlah titik di Kota Samarinda. Imbauan tersebut ditujukan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang sering dipicu korsleting listrik.

Menurut Hendra, lebih dari separuh kasus kebakaran yang terjadi selama ini disebabkan oleh arus pendek listrik, disusul kelalaian saat menggunakan kompor.

“Hal-hal kecil seperti mencabut colokan listrik atau memastikan kompor tidak menyala sangat penting untuk mencegah kebakaran,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian agar mudik dapat berlangsung aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap risiko kebakaran.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH