KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia menghadirkan Pemandu Wisata Nusantara untuk mendampingi masyarakat yang berkunjung ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Saat menaiki bus listrik di kawasan IKN, para pengunjung langsung disambut oleh pemandu wisata yang menjelaskan berbagai lokasi penting serta makna pembangunan di setiap sudut kawasan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pelayanan kunjungan bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat perkembangan Ibu Kota Nusantara.
Salah satu pengunjung, Rafi, mengaku terkesan dengan adanya pemandu wisata yang memberikan penjelasan selama perjalanan.
“Niatnya memang karena akhir pekan hanya ingin jalan-jalan ke IKN. Ternyata di bus ada tour guide yang menjelaskan nama tempat serta cerita di balik setiap bangunan,” ujarnya saat berkunjung, Sabtu (14/3/2026).
Saat ini terdapat 25 Pemandu Wisata Nusantara yang bertugas mendampingi para pengunjung di kawasan IKN. Mereka berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta masyarakat lokal yang menjadi relawan binaan Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN.
Sebelum bertugas, para pemandu telah mengikuti pelatihan serta program pemagangan selama satu tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang juga telah mengantongi sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Salah satu Pemandu Wisata Nusantara, Risa Astuti, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam memperkenalkan perkembangan Ibu Kota Nusantara kepada masyarakat.
“Menjadi Pemandu Wisata Nusantara di IKN adalah pengalaman yang membanggakan. Kami bisa bertemu banyak pengunjung dari berbagai daerah dan ikut memperkenalkan perkembangan IKN kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berkembang seiring dengan kemajuan pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Semoga Pemandu Wisata Nusantara semakin berkembang dan pembangunan IKN berjalan lancar serta membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat, kehadiran Pemandu Wisata Nusantara diharapkan dapat membantu pengunjung memahami berbagai fasilitas dan perkembangan pembangunan di kawasan ibu kota baru Indonesia.
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara @2026












