KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara memanfaatkan aplikasi Google Earth Pro untuk mendukung penyusunan data pertanian berbasis spasial. Langkah ini disampaikan dalam kegiatan press release sebagai upaya meningkatkan akurasi data sekaligus mempercepat perencanaan pembangunan di sektor pertanian.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Kukar, Muhammad Rifani, mengatakan Google Earth Pro dipilih karena mudah digunakan dan mampu menyajikan data lokasi secara visual.
“Melalui Google Earth Pro, kami berharap data pertanian di Kutai Kartanegara menjadi lebih akurat, terukur, dan berbasis spasial, sehingga perencanaan dan kebijakan pertanian dapat lebih tepat sasaran,” ujar Rifani, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, aplikasi tersebut memungkinkan penyuluh pertanian menampilkan titik koordinat lahan, luas sawah, hingga lokasi irigasi secara lebih detail. Data yang sebelumnya hanya berupa angka kini dapat dilengkapi dengan peta digital, sehingga memudahkan identifikasi kondisi dan permasalahan di lapangan.
Selain itu, data spasial yang dihasilkan juga dimanfaatkan untuk mendukung pengajuan program pembangunan serta mempermudah verifikasi usulan dari kelompok tani. Google Earth Pro juga membantu perencanaan teknis, seperti menghitung panjang saluran irigasi dan luas lahan secara lebih presisi.
Rifani menambahkan, pelatihan penggunaan aplikasi telah dilaksanakan secara luring dan daring, bahkan tanpa dukungan anggaran khusus namun tetap memberikan dampak signifikan.
Ke depan, Distanak Kukar akan terus mendorong pemanfaatan data spasial secara berkelanjutan, agar perencanaan pembangunan pertanian didukung data visual yang akurat dan mudah diverifikasi di lapangan.
Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2026












