Menu

Mode Gelap
Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik Berkualitas Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Ekonomi Kreatif Warga Lewat Pelatihan Ecoprint Otorita IKN Latih 20 Tenaga Pengamanan Lokal, Perkuat SDM Menuju Ibu Kota Baru 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum

BERITA DAERAH · 21 Apr 2026 09:30 WITA ·

Samri Ingatkan Makna Hari Kartini Harus Tetap Proporsional


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional serta tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menekankan pentingnya memahami peringatan Hari Kartini secara proporsional dan tidak keluar dari nilai dasar perjuangan perempuan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026), Samri menyampaikan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini kerap dimaknai kurang tepat di tengah masyarakat.

“Kalau semua hal dikaitkan dengan Kartini tanpa melihat konteksnya, itu bisa melenceng dari makna awal perjuangan beliau,” ujarnya.

Ia menilai, tidak semua aktivitas perempuan di ruang publik dapat langsung dianggap sebagai representasi perjuangan Kartini. Pemahaman yang terlalu luas justru berpotensi mengaburkan esensi perjuangan tersebut.

Menurut Samri, perempuan memiliki posisi strategis dalam keluarga, khususnya sebagai pendidik utama dalam membentuk karakter dan masa depan generasi.

“Perempuan punya peran penting dalam mencetak generasi muda. Peran ini tidak boleh diabaikan,” katanya.

Ia juga menyoroti dinamika sosial yang terjadi saat ini, di mana dalam beberapa kondisi terjadi pergeseran peran dalam keluarga. Fenomena perempuan menjadi pencari nafkah utama, sementara laki-laki tidak menjalankan tanggung jawabnya, dinilai perlu menjadi perhatian bersama.

“Perempuan boleh berkontribusi dalam ekonomi keluarga, tetapi harus tetap ada keseimbangan peran,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Kartini, Samri berharap masyarakat dapat merefleksikan nilai-nilai perjuangan perempuan secara bijak, dengan tetap menjaga harmoni dalam keluarga dan kehidupan sosial.

 

Pewarta : Fathur Rabbany 
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kukar Lantik 119 Pejabat Pengawas, Bupati Tekankan Inovasi dan Pelayanan Publik Berkualitas

30 April 2026 - 10:00 WITA

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas

29 April 2026 - 17:30 WITA

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum

29 April 2026 - 16:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data

29 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi

29 April 2026 - 15:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH