KUTIPANRITA.ID, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda mencatat capaian positif dalam penguatan kemandirian fiskal pada tahun anggaran 2025. Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda, Nadya Turisna, menyampaikan bahwa realisasi kontribusi PAD mencapai sekitar 21 persen, melampaui target awal sebesar 20 persen. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Samarinda, Rabu (22/4/2026).
“Ini menunjukkan tren yang positif. Artinya, ketergantungan terhadap dana dari pusat mulai berkurang, meski belum signifikan,” ujarnya.
Menurut Nadya, peningkatan PAD tidak hanya ditopang oleh sektor pajak dan retribusi, tetapi juga didukung oleh kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menunjukkan perbaikan sepanjang 2025. Tiga BUMD utama, yakni Perumdam Tirta Kencana, Perusahaan Daerah Varia Niaga, dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), disebut telah memberikan kontribusi laba.
“Ketiganya sudah berkontribusi. Bahkan Varia Niaga yang sebelumnya menghadapi kendala, kini mulai menunjukkan pemulihan,” jelasnya.
Selain itu, sektor pajak dari usaha kuliner dan perhotelan turut menjadi penyumbang signifikan terhadap PAD. Tingginya aktivitas masyarakat, termasuk penyelenggaraan rapat dan berbagai kegiatan, ikut mendorong peningkatan pendapatan daerah.
Meski demikian, Nadya mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia menekankan pentingnya strategi optimalisasi pendapatan yang tetap memperhatikan kondisi masyarakat.
“Optimalisasi harus tetap dilakukan, tetapi dengan pendekatan yang bijak. Jangan sampai kebijakan justru memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Samarinda juga akan memperkuat peran BUMD sebagai salah satu sumber pendapatan yang berkelanjutan, guna mengurangi ketergantungan terhadap kebijakan fiskal dari pemerintah pusat.
Dengan capaian ini, Pemkot Samarinda diharapkan mampu terus meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus memperluas sumber-sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












