Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 19 Mei 2025 19:15 WITA ·

ABK TB BPM 09 Tenggelam Di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia


 ABK TB BPM 09 Tenggelam Di Sungai Mahakam Berhasil Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Asmadiyansyah (L/28), anak buah kapal (ABK) TB BPM 09 yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Korban ditemukan pada hari ketiga operasi, pada Senin (19/5/2025), pukul 07.49 WITA, dalam kondisi meninggal dunia.

Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,83 kilometer dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Muara Wis sesuai dengan permintaan keluarga.

Komandan Tim SAR Gabungan Dwi Adi Wibowo menyampaikan bahwa, operasi pencarian dimulai sejak pagi hari dengan melakukan penyisiran di sepanjang pinggir sungai serta penyapuan permukaan air sejauh 4 kilometer ke arah hilir dari LKP.

Meskipun menghadapi tantangan seperti air sungai yang keruh, arus deras, operasi tetap berjalan efektif berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban, operasi kami nyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” ujar Dwi Adi Wibowo.

“Seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing dan kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan kesiapsiagaan,” sambung Dwi Adi Wibowo.

Selama operasi, tim SAR menggunakan sejumlah alut dan peralatan, di antaranya Rescue Car, rubber boat Basarnas dan Damkar, perahu ketinting milik warga, peralatan SAR air, peralatan komunikasi dan peralatan medis untuk memaksimalkan pencarian.

Cuaca cerah berawan turut mendukung proses pencarian di hari ketiga ini. Penutupan operasi SAR ini menandai berakhirnya misi kemanusiaan yang digelar secara terpadu dan bersinergi antarinstansi. (*)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH