Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

BERITA DAERAH · 13 Mei 2025 09:15 WITA ·

Anak Terseret Arus Banjir di Samarinda, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian


 Anak Terseret Arus Banjir di Samarinda, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, melaporkan bahwa hingga hari kedua pasca kejadian, upaya pencarian terhadap seorang anak laki-laki bernama Nabil Sarim (2 tahun) yang terseret arus banjir di Gg. Saka, Jl. P. Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda, masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, pada Selasa (13/05/2025).

Kejadian bermula pada Senin, 12 Mei 2025 pukul 14.21 WITA, ketika korban sedang bermain di teras rumah bersama ayahnya yang sedang membersihkan halaman. Tanpa disadari, korban terjatuh dan langsung terbawa arus banjir yang cukup deras di depan rumah.

Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan masyarakat namun belum membuahkan hasil. Laporan resmi diterima oleh Basarnas pada pukul 16.50 WITA melalui pelapor atas nama Ibu Erna.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan segera bergerak menuju lokasi kejadian pukul 17.10 WITA dan tiba di lokasi pukul 20.30 WITA.

Setelah berkoordinasi dengan unsur potensi SAR, penyisiran awal dilakukan pada malam hari, namun hingga pukul 21.30 WITA, korban belum berhasil ditemukan.

Tim kemudian menghentikan pencarian sementara dan bersiap melanjutkan operasi pada hari kedua, Selasa 13 Mei 2025 pukul 07.00 WITA.

Dalam rencana operasi SAR hari kedua, Tim SAR Gabungan melakukan briefing dan menyusun search plan dengan titik pencarian sepanjang 2 KM dari Lokasi Kejadian.

Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran manual di sepanjang bantaran sungai ke arah hilir, karena kondisi sungai yang terlalu sempit menghambat penggunaan rubber boat.

Bila korban ditemukan, evakuasi akan dilakukan ke Posko SAR Gabungan dan selanjutnya dibawa ke RS Dirgahayu Samarinda.

Adapun kendala di lapangan meliputi derasnya arus sungai, air yang sangat keruh, serta sempitnya aliran sungai yang menyulitkan mobilisasi alat berat dan perahu karet. Cuaca saat ini terpantau berawan.

Kepala Kantor SAR Balikpapan menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan memperhatikan keselamatan seluruh personel di lapangan.

“Kami berharap korban segera ditemukan dan mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat,” pungkas Dody Setiawan. (*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar

9 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota

9 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

9 Oktober 2026 - 14:00 WITA

AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

9 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Kebakaran Muara Muntai, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Pemkot Prioritaskan Angkutan Lokal di Tengah Rencana Masuknya Blue Bird

8 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH