Menu

Mode Gelap
Polsek Muara Jawa Bongkar Peredaran Sabu, 42 Paket Diamankan Dua Pengedar Sabu di Sebulu Diciduk, Polisi Sita 10 Paket Sabu Hilang di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat Iduladha Perdana di Masjid Negara IKN, Ribuan Paket Kurban Dibagikan Sangkuliman Usung Ekonomi Hijau Lewat Desa Wisata

BERITA DAERAH · 1 Okt 2025 08:15 WITA ·

APBD-P 2025 Kukar Disetujui, Pendapatan Turun Jadi Rp11,18 Triliun


 Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid, didampingi Wakil Ketua II Junadi dan Wakil Ketua III Aini Farida, menyerahkan surat hasil kesepakatan sidang paripurna kepada Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Selasa (30/9/2025) malam. (Muhammad Zailany/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid, didampingi Wakil Ketua II Junadi dan Wakil Ketua III Aini Farida, menyerahkan surat hasil kesepakatan sidang paripurna kepada Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar, Selasa (30/9/2025) malam. (Muhammad Zailany/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Persetujuan itu ditetapkan dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (30/9/2025) malam, di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar.

Hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati struktur APBD-P 2025. Dalam laporan Banggar, pendapatan daerah diproyeksikan menurun dari Rp11,5 triliun menjadi Rp11,18 triliun. Penurunan terutama terjadi pada pos lain-lain pendapatan daerah yang sah, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap bertahan di Rp953 miliar.

Seiring penurunan pendapatan, belanja daerah juga disesuaikan. Angkanya turun dari Rp12 triliun menjadi Rp11,35 triliun, dengan pengurangan terbesar pada belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga. Pembiayaan netto pun ikut terkoreksi, dari Rp500 miliar menjadi Rp165,9 miliar yang bersumber dari SILPA tahun sebelumnya.

Seluruh fraksi DPRD Kukar menyetujui Raperda Perubahan APBD 2025, meski masing-masing menyampaikan catatan strategis.

Fraksi PDIP menekankan perlunya peningkatan PAD. Fraksi Golkar memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Sedankan fraksi Gerindra mendorong optimalisasi serapan anggaran dan validasi data pajak daerah.

Kemudian, fraksi PAN mengingatkan agar aspirasi masyarakat tidak terabaikan. Fraksi NasDem menyoroti pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan serta peningkatan daya saing ekonomi.

Sedangkan fraksi PKB dan PKS menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam setiap proses penganggaran.

Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid, menegaskan bahwa perubahan APBD ini merupakan bentuk penyesuaian kondisi fiskal tanpa mengabaikan pembangunan daerah. “Rekomendasi DPRD harus segera ditindaklanjuti Pemerintah Daerah agar program pembangunan berjalan sesuai aspirasi masyarakat,” ujarnya.

DPRD berharap melalui APBD-P 2025, hubungan kemitraan yang harmonis dengan pemerintah daerah terus terjaga, sehingga tata kelola pemerintahan dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

 

Pewarta : Muhammad Zailany
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hilang di Hutan Sepaku, Rofik Ditemukan Selamat

28 Mei 2026 - 19:00 WITA

Sangkuliman Usung Ekonomi Hijau Lewat Desa Wisata

28 Mei 2026 - 09:00 WITA

Bupati Kukar Tinjau Penyembelihan Kurban, Sebanyak 72 Hewan Kurban Pemkab Disalurkan ke Seluruh Kecamatan

27 Mei 2026 - 16:00 WITA

Iduladha Penuh Kebersamaan, PWI Kukar Gotong Royong Sembelih Sapi Kurban Bantuan Pemkab

27 Mei 2026 - 15:00 WITA

Viral Orangutan Kurus di Jalan Tambang Kaltim, Mauliyan dan Ariandi Jadi Simbol Krisis Habitat

26 Mei 2026 - 20:00 WITA

Dishub dan Satlantas Samarinda Perketat Penertiban Truk Gandeng di Teuku Umar

26 Mei 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH