Menu

Mode Gelap
Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Layanan Pertanahan, Cegah Konflik Sejak Awal Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Dorong Penyempurnaan Draft Topside Manpatu Resmi Berlayar, Langkah Penting Menuju Produksi 2027 HUT ke-41, Hermina Tanam Pohon di IKN, Tegaskan Komitmen Lingkungan Semangat Kartini di IKN, Ratusan Siswi Ramaikan AFC Women’s Football Day 2026

BERITA DAERAH · 31 Okt 2023 11:45 WITA ·

Dispar Kaltim Akan Siapkan Tempat Uji Kompetensi Pembatik di Kaltim Creative Hub


 Dispar Kaltim Akan Siapkan Tempat Uji Kompetensi Pembatik di Kaltim Creative Hub Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Pelestarian batik sebagai warisan budaya adalah hal penting, hal ini perlu dibarengi dengan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bekerja secara profesional pada sub sektor batik tersebut. Itu sesuai dengan kriteria warisan budaya yang diakui UNESCO.

Ketersediaan SDM kompeten pada sub sektor Kriya batik menjamin keberlangsungan batik dari aspek produksi, kualitas batik yang dihasilkan, yang diharapkan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat pembatik.

Menjawab hal itu Dinas Pariwisata (Dispar)  Kalimantan Timur (Kaltim) berencana akan mewadahi para pembatik dengan tempat uji kompetensi (TUK) yang akan dihadirkan di Kaltim Creative Hub yang saat ini tengah dibangun di eks bandara temindung, kota Samarinda.

TUK sendiri adalah tempat kerja atau tempat lainnya yang memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi oleh LSP. TUK sendiri biasanya merupakan bagian dari industri tempat di mana proses produksi dilakukan. Rencananya para pembatik di Kaltim akan dibekali sertifikasi kompetesi sebagai bekal dalam subsektor ekonomi kreatif.

“Nanti gini kan rencana tahun ini kita ada bangun Creative Hub, yang ada di temindung , Jadi memang nanti pelan-pelan lah ya, nanti kita juga penuhi disitu dengan kita siapkan juga fasilitas untuk pelatihan karena kita juga ada sertifikasi ya,” jelas Dahlia Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Dispar Kaltim.

Menurut data dari kementerian perindustrian, saat ini di Kaltim sendiri baru ada 1 LSP yang menyediakan sertifikasi untuk subsektor batik. Sehingga memang sangat diperlukan TUK sebagai penopang pelestarian pembatik di Kaltim.

“Untuk pembatik pun kita ada sertifikasi dan batik itu harus punya TUK-nya, tempat ujian kompetensinya harus kita siapkan,” lanjutnya.

Tidak hanya sebagai sarana TUK saja, Harapannya dengan berdirinya Kaltim Creative Hub ini akan menjadi pusat yang mewadahi para pembatik di Kaltim. Sebagai pusat regenerasi budaya terutama dalam wastra kriya khas Kaltim.

“Nah itu rencananya disitu anak-anak yang punya minat khusus di bidang ekonomi kreatif ini ya mereka kita tampung gitu, mereka boleh menggunakan fasilitas itu.,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Layanan Pertanahan, Cegah Konflik Sejak Awal

22 April 2026 - 14:00 WITA

Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Dorong Penyempurnaan Draft

22 April 2026 - 13:00 WITA

Kapolda Kaltim Apresiasi Aksi Mahasiswa Damai, Tegaskan Pendekatan Humanis

22 April 2026 - 07:00 WITA

Anhar Soroti Kepemimpinan Daerah dan Etika Politik, Tekankan Peran Strategis Parpol

21 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Tegas Soal Anggaran, Iswandi: Harus Berbasis Data dan Berdampak Nyata

21 April 2026 - 15:00 WITA

Mahasiswa Pingsan Saat Aksi Ricuh di DPRD Samarinda

21 April 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH