Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 2 Nov 2023 14:45 WITA ·

Dispar Kaltim Dorong Pelaku Industri Wisata Untuk Kenalkan Latar Belakang Adat dan Budaya Kaltim Lewat Pesan Dalam Produk


 Dispar Kaltim Dorong Pelaku Industri Wisata Untuk Kenalkan Latar Belakang Adat dan Budaya Kaltim Lewat Pesan Dalam Produk Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Sebagai komitmen untuk memperkenalkan tradisi, adat, serta sejarah di lokasi-lokasi pariwisata yang berada di Kaltim, Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mendorong para pelaku industri wisata  untuk dapat menyematkan barcode yang berisi berbagai jenis petunjuk serta informasi sejarah yang berharga mengenai destinasi pariwisata yang sedang dikunjungi oleh para wisatawan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Restiawan Baihaqi.

Barcode akan disematkan di produk produk wastra, kriya, maupun souvenir. Barcode akan mengarah ke laman yang telah ditentukan atau dapat berisi tentang video promosi pariwisata.

Dengan inovasi ini dinilai akan turut dapat melingkupi berbagai sektor sisi industri pariwisata, tidak hanya Kawasan pariwisata, namun juga dari sisi ekonomi kreatif.

“Nanti barcode bisa disematkan di produk souvenir, nantinya barcode akan berisi tentang sejarah dari destinasi wisata tersebut atau bisa juga muncul film atau video promosi wisata,” ujar Baihaqi.

Dengan menggunakan sistem barcodes ini, wisatawan akan lebih mudah mengakses berbagai informasi yang berkaitan dengan budaya serta nilai historis di tiap tujuan pariwisata yang mereka kunjungi di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam hal ini, barcode akan menjadi jembatan penting yang melibatkan teknologi dan kebudayaan, menggabungkan masa kini dengan masa lalu secara harmonis dan memungkinkan para wisatawan untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang tujuan wisata yang mereka kunjungi.

“Jadi misalkan Ketika wisatawan Kembali ke kota asal, contoh dari gunung embun, nanti mereka dapat menjelaskan apa sejarahnya gunung embun ini, intinya seperti itu,” jelas Baihaqi.

Melalui inovasi penggunaan barcode ini, dinilai dapat meningkatkan wawasan dan kesadaran serta pengakuan terhadap keindahan serta nilai-nilai yang terkandung dalam pariwisata di wilayah tersebut, menjadikannya lebih menarik dan memikat bagi wisatawan lokal maupun asing.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH