Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar Indonesia Dorong Standar Global Royalti Musik di Forum ASEAN CMO 2026 #NgobroldiMeta di Yogyakarta, AMSI dan Meta Dorong Adaptasi AI di Redaksi AMSI Protes Pembatasan Konten Magdalene, Minta Dewan Pers Turun Tangan Donor Darah dan Skrining Diabetes di IKN, Perkuat Kesadaran Kesehatan

BERITA DAERAH · 28 Okt 2023 15:00 WITA ·

Dispar Kaltim Siapkan Pelatihan Bagi Pegiat Wastra Batik Tahun Depan


 Dispar Kaltim Siapkan Pelatihan Bagi Pegiat Wastra Batik Tahun Depan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Setiap budaya tentu harus dilestarikan dan dijaga keasliannya, dalam wastra batik khas Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki pakem yang harus diikuti. Terkait hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana untuk menggelar pelatihan teknis dalam membuat batik.

Kepala Bidang Pengembangan SDM Dinas Pariwisata Kaltim, Dahlia menyebut rencana pelatihan bagi pembatik akan dilaksanakan pada tahun depan. Dengan melibatkan para pembatik dari kabupaten/kota di Kaltim.

“Nah kalau untuk regenerasi ini kami sendiri dari Dinas Pariwisata Provinsi KalTim, kita rencana tahun depan itu ada kegiatan untuk pelatihan membatik,” ujar Dahlia.

Selain sebagai wujud pelestarian budaya agar tetap sejalan dengan pakem batik Kaltim, pelatihan ini juga sebagai sarana untuk menambah wawasan para penggiat batik. Dahlia menjelaskan bahwa masih ada pembatik yang masih belum memahami teknik maupun pewarnaan dalam membatik.

Pewarnaan batik kaltim sendiri tergolong rumit, hal ini karena notabenenya batik kaltim tidaklah dilukis, melainkan dibuat dengan mesin tenun. Dalam hal ini pewarnaan menjadi rentan untuk  terjadinya kelunturan. Ini menurut Dahlia salah satu hal yang menjadi sangat penting untuk dipelajari untuk tetap menjaga kualitas produk batik Kaltim itu sendiri.

“Jadi seperti pembatik-pembatik yang dari Kutai Barat, itu kan mereka itu mengeluhkan masalah pewarnaan. Jadi pewarnaan untuk Ulap Doyo itu kan tidak boleh dicuci, kalau dicuci luntur. Jadi bagaimana mereka untuk belajar supaya pewarnaan itu awet,” jelas Dahlia.

Selain pelatihan membatik di daerah, Dispar Kaltim juga berencana untuk membawa pegiat wastra kaltim untuk dilakukan pendampingan ke luar kota. Dengan harapan para pegiat wastra batik kaltim dapat turut memamerkan hasil karyanya kepada para pembatik di daerah lain sekaligus mengambil ilmu para pembatik disana untuk di aplikasikan di Batik Kaltim.

“Itu juga kita melatih pelatihan-pelatihan cara membuat batik-batik yang mungkin selama ini kan kita berkiblatnya di Jawa ya, jadi kita nanti disana belajar teknik-teknin membatik yang baik dan benar,” tutup Dahlia.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Respon Penghentian Dapur MBG, Tekankan Pemenuhan Standar

10 April 2026 - 18:00 WITA

Kabel Semrawut Disorot DPRD Samarinda, Pansus Dorong Regulasi Penataan Utilitas

9 April 2026 - 17:00 WITA

Data Penduduk Tak Sinkron, Pansus DPRD Samarinda Minta Segera Dibedah Ulang

9 April 2026 - 16:00 WITA

Disdukcapil Samarinda Luruskan Data Penduduk, Tegaskan Pentingnya Administrasi Resmi

9 April 2026 - 15:00 WITA

Samarinda Berduka, Hj. Meiliana Tutup Usia Selasa Sore

7 April 2026 - 21:00 WITA

Kunjungan Melonjak, Pantai Biru Kersik Dipoles Jadi Destinasi Unggulan

6 April 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH