Menu

Mode Gelap
PWI Kukar dan Kodim 0906/KKR Perkuat Kolaborasi, Sepakat Jaga Informasi Sehat di Era Digital Helmi Abdullah Dorong Syarikat Islam Perkuat UMKM, Pedagang Tradisional Harus Mampu Bersaing di Era Digital Helmi Abdullah Bagikan Tiga Kunci Sukses Berwirausaha, Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Samarinda DPRD Samarinda Sambut Kehadiran Saatnya Bergerak, Helmi Dorong Kolaborasi Awasi Pembangunan Iswandi Soroti Nihilnya Anggaran UMKM 2026, DPRD Akan Minta Penjelasan TAPD

BERITA DAERAH · 8 Mei 2024 14:30 WITA ·

DKP Kukar Tempuh Berbagai Cara Amankan Perairan dari Nelayan “Nakal”


 Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fadly.(in/kutaipanrita.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fadly.(in/kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) lakukan berbagai macam cara untuk mengamankan wilayah perairan dari nelayan “Nakal”.

Beberapa cara tersebut yakni mulai dari melakukan pendekatan secara persuasif, Patroli, teguran hingga penyitaan alat tangkap ikan.

Penindakan yang dilakukan DKP Kukar ditujukan kepada para nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dinilai dapat merusak ekosistem di wilayah perairan.

“Kita lakukan patroli bersama, jika ditemukan nelayan yang menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan, maka kita lakukan penindakan biar jadi contoh,” tegas Sekretaris DKP Kukar, Fadly, pada Rabu (8/5/2024).

Lebih lanjut Fadly mengemukakan bahwa, DKP Kukar juga mengusung program penggantian alat setrum menjadi alat tangkap yang lebih ramah lingkungan.

Rencananya, alat tangkap sentrum tersebut yang disita akan dikembalikan ke DKP Kukar dan akan digantikan dengan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan seperti bubu.

Fadly juga menyebut bahwa, selama melaksanakan patroli, nelayan yang tertangkap menggunakan alat tangkap yang dinilai merusak, DKP Kukar tidak pernah melakukan penangkapan maupun penahanan. Namun, nelayan tersebut akan diberikan edukasi melalui pendekatan persuasif sekaligus penyitaan alat tangkapnya.

“Mereka hanya mencari ikan untuk menyambung hidup, disitulah dilemanya,”  ungkapnya.

Fadly juga menegaskan, setelah melakukan pendekatan dan penyitaan para nelayan nakal tersebut tidak mengindahkan, maka DKP Kukar akan melakukan langkah yang tegas.

“Semoga saja para nelayan sadar pentingnya menjaga lingkungan, karena dampaknya akan dirasakan mereka juga,” tutupnya.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar dan Kodim 0906/KKR Perkuat Kolaborasi, Sepakat Jaga Informasi Sehat di Era Digital

29 Juni 2026 - 23:00 WITA

Helmi Abdullah Dorong Syarikat Islam Perkuat UMKM, Pedagang Tradisional Harus Mampu Bersaing di Era Digital

29 Juni 2026 - 22:00 WITA

Helmi Abdullah Bagikan Tiga Kunci Sukses Berwirausaha, Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Samarinda

29 Juni 2026 - 21:00 WITA

DPRD Samarinda Sambut Kehadiran Saatnya Bergerak, Helmi Dorong Kolaborasi Awasi Pembangunan

29 Juni 2026 - 20:00 WITA

Iswandi Soroti Nihilnya Anggaran UMKM 2026, DPRD Akan Minta Penjelasan TAPD

29 Juni 2026 - 19:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Evaluasi Kinerja Bapenda, Soroti Tindak Lanjut Temuan BPK dan Target PAD 2027

29 Juni 2026 - 18:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH