KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — DPRD Kalimantan Timur kembali menyoroti kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dengan menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fokus utama pembangunan daerah. Komisi III DPRD Kaltim menilai kedua sektor ini menjadi faktor penentu kemajuan sumber daya manusia, terutama bagi wilayah yang masih menghadapi ketimpangan layanan dasar.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menyebut bahwa pendidikan dan kesehatan tidak boleh dikesampingkan dalam penyusunan program prioritas pemerintah. Menurutnya, kualitas pembangunan fisik sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia yang sehat dan memiliki akses pendidikan memadai.
“Dalam penyusunan prioritas, pendidikan dan layanan kesehatan tetap menjadi fokus utama. Tanpa kedua sektor ini, pembangunan infrastruktur pun tidak akan maksimal karena kualitas SDM harus mendukungnya,” bebernya.
Komisi III menegaskan bahwa pemerintah provinsi harus mengambil langkah khusus untuk wilayah seperti Kutai Timur, yang masih memiliki tantangan berupa keterbatasan sarana pendidikan menengah dan akses layanan kesehatan di sejumlah kecamatan. DPRD menilai bahwa pemetaan kebutuhan harus dilakukan secara detail untuk memastikan alokasi anggaran benar-benar tepat sasaran.
Syarifatul Sya’diah menambahkan bahwa fokus pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan publik, tetapi juga memperkuat daya saing daerah dalam jangka panjang.
ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025












