Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 8 Jul 2026 17:00 WITA ·

DPRD Samarinda Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik, Helmi: Masyarakat Jangan Lagi Dirugikan Pemadaman


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, bersama jajaran pimpinan dan anggota komisi DPRD berfoto bersama manajemen PLN usai audiensi, Rabu (8/7/2026). Pertemuan membahas pemadaman listrik di Samarinda, sekaligus penyampaian permohonan maaf dan langkah penanganan gangguan oleh PLN. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, bersama jajaran pimpinan dan anggota komisi DPRD berfoto bersama manajemen PLN usai audiensi, Rabu (8/7/2026). Pertemuan membahas pemadaman listrik di Samarinda, sekaligus penyampaian permohonan maaf dan langkah penanganan gangguan oleh PLN. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menerima audiensi jajaran manajemen PLN pada Rabu (8/7/2026) untuk membahas pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Kota Samarinda. Dalam pertemuan tersebut, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus memaparkan penyebab gangguan serta langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan audiensi tersebut merupakan agenda yang diajukan langsung oleh PLN sebagai bentuk komunikasi sekaligus pertanggungjawaban kepada pemerintah daerah dan masyarakat atas terganggunya pelayanan kelistrikan.

“PLN datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari terakhir,” ujar Helmi usai pertemuan.

Menurut Helmi, berdasarkan penjelasan PLN, pemadaman disebabkan oleh gangguan teknis pada sistem kelistrikan. Saat ini proses penanganan dilakukan secara intensif dengan harapan pasokan listrik dapat kembali normal dan gangguan serupa tidak kembali terjadi.

PLN, lanjutnya, juga menyampaikan bahwa proses pemulihan ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga dua hari sehingga masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik secara normal.

“Mereka optimistis dalam satu sampai dua hari persoalan ini dapat teratasi,” katanya.

DPRD Kota Samarinda meminta PLN memastikan proses perbaikan dilakukan secara maksimal serta meningkatkan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali mengganggu aktivitas masyarakat. Menurut Helmi, keandalan pasokan listrik menjadi kebutuhan penting karena hampir seluruh aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga kehidupan rumah tangga bergantung pada ketersediaan listrik yang stabil.

Selain membahas penanganan gangguan, DPRD juga mendorong PLN memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dalam penataan dan pengembangan infrastruktur kelistrikan, terutama di kawasan pinggiran dan wilayah yang masih memerlukan peningkatan kualitas jaringan distribusi.

Helmi menilai pembangunan infrastruktur kelistrikan harus sejalan dengan pengembangan tata ruang dan pertumbuhan wilayah agar pelayanan listrik semakin merata serta mampu mendukung perkembangan investasi dan aktivitas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD turut menyinggung pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang dijalankan PLN. Menurut Helmi, pihak PLN menyampaikan bahwa sejumlah program CSR telah dilaksanakan, meski belum banyak diketahui masyarakat karena publikasinya masih terbatas.

“Kami berharap program CSR PLN semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Samarinda,” ungkapnya.

DPRD juga menyampaikan berbagai keluhan yang diterima dari masyarakat selama terjadi pemadaman listrik. Dampaknya tidak hanya dirasakan rumah tangga, tetapi juga sektor usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang mengalami gangguan operasional hingga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

Karena itu, DPRD berharap PLN dapat segera menuntaskan perbaikan, meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, serta memperkuat langkah mitigasi agar pemadaman berskala luas tidak kembali terjadi di Kota Samarinda.

“Harapan kami, setelah persoalan ini selesai ditangani, masyarakat tidak lagi mengalami gangguan listrik seperti yang terjadi beberapa hari terakhir,” tutup Helmi.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH