Menu

Mode Gelap
IKN–Unhas Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong SDM dan Riset untuk Nusantara Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban HKBP Gelar Konser di IKN, Suasana Kebersamaan Terasa

BERITA DAERAH · 6 Mar 2026 15:00 WITA ·

DPRD Samarinda Sidak SCP dan Hotel Aston, Soroti Sistem Kebakaran hingga Limbah


 Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, bersama anggota Komisi III yakni Arif Kurniawan, Elnathan Pasambe, Mohammad Yusril Hana, Muhammad Syahri, Romadonny Putra Pratama, dan Maswedi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Samarinda Central Plaza (SCP) dan Hotel Aston Samarinda, Jumat (6/3/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas keselamatan bangunan, mulai dari pintu darurat (emergency exit), sistem proteksi kebakaran, hingga pengelolaan limbah dan dampak lingkungan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, bersama anggota Komisi III yakni Arif Kurniawan, Elnathan Pasambe, Mohammad Yusril Hana, Muhammad Syahri, Romadonny Putra Pratama, dan Maswedi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Samarinda Central Plaza (SCP) dan Hotel Aston Samarinda, Jumat (6/3/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas keselamatan bangunan, mulai dari pintu darurat (emergency exit), sistem proteksi kebakaran, hingga pengelolaan limbah dan dampak lingkungan. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Samarinda Central Plaza (SCP) dan Hotel Aston Samarinda, Jumat (6/3/2026) pagi. Sidak ini dilakukan untuk mengecek kesiapan fasilitas keselamatan bangunan, mulai dari pintu darurat, sistem proteksi kebakaran, hingga pengelolaan limbah.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, bersama anggota Arif Kurniawan, Elnathan Pasambe, Mohammad Yusril Hana, Muhammad Syahri, Romadonny Putra Pratama, dan Maswedi. Turut mendampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda.

Deni menjelaskan, sidak ini merupakan bagian dari agenda pengawasan DPRD terhadap fasilitas publik di Kota Tepian yang sebelumnya sempat tertunda. Menurutnya, pengecekan dilakukan untuk memastikan standar keselamatan bangunan benar-benar diterapkan oleh pengelola.

“Ini bagian dari pengawasan kami. Masih ada beberapa hotel dan fasilitas publik yang sebelumnya belum sempat kami kunjungi, sehingga hari ini kami lakukan pengecekan langsung,” ujar Deni.

Di Hotel Aston Samarinda, rombongan meninjau sejumlah fasilitas penting seperti panel kontrol kebakaran, jalur evakuasi, serta kelengkapan sistem proteksi kebakaran. Dari hasil peninjauan, fasilitas tersebut dinilai telah memenuhi standar operasional yang direkomendasikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran.

“Kami melihat panel kontrol, jalur evakuasi hingga sistem proteksi kebakaran sudah tersedia dengan baik. Artinya manajemen hotel sudah menjalankan SOP yang ada,” jelasnya.

Selain itu, Komisi III juga memeriksa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hotel, termasuk sistem grease trap dan alur pembuangan limbah sebelum dialirkan ke drainase kota. Sistem tersebut dinilai berjalan sesuai prosedur, namun DPRD tetap meminta laporan berkala agar kondisi di lapangan tetap terpantau.

“Laporan yang disampaikan ke DLH harus sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, jangan hanya baik di atas kertas,” tegasnya.

Usai dari hotel, rombongan melanjutkan sidak ke Samarinda Central Plaza (SCP) yang saat ini tengah melakukan renovasi bangunan. Pembenahan tersebut mencakup penyempurnaan sistem sprinkler, jalur evakuasi, serta sarana pendukung keselamatan lainnya.

Deni mengatakan, beberapa tahun lalu sistem sprinkler di pusat perbelanjaan tersebut belum tersedia secara menyeluruh. Namun kini fasilitas tersebut telah dipasang lebih lengkap.

“Dulu ini sempat menjadi catatan. Sekarang kita lihat sprinkler dan jalur evakuasinya sudah jauh lebih baik,” katanya.

Meski demikian, Komisi III masih memberikan perhatian pada sistem hidran yang menggunakan sistem cadangan. DPRD meminta manajemen memastikan sistem tersebut mampu bekerja maksimal saat keadaan darurat.

Selain aspek keselamatan, pengelolaan limbah juga menjadi sorotan. DPRD mengingatkan adanya kejadian pada Desember lalu ketika grease trap sempat meluap akibat kerusakan pompa.

“Kami juga menerima laporan masyarakat terkait bau dari salah satu tenant. Ini harus menjadi perhatian manajemen agar pengelolaan limbah benar-benar sesuai standar,” ujar Deni.

Komisi III DPRD Samarinda menegaskan pengawasan terhadap hotel, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan keselamatan bangunan serta kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka

17 April 2026 - 08:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban

16 April 2026 - 13:00 WITA

DPRD Samarinda Harap Kajari Baru Tingkatkan Penegakan Hukum

16 April 2026 - 11:00 WITA

Sekda Samarinda Yakin Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

Serah Terima Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Dikuatkan

16 April 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH