KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Samarinda Central Plaza (SCP) dan Hotel Aston Samarinda, Jumat (6/3/2026) pagi. Sidak ini dilakukan untuk mengecek kesiapan fasilitas keselamatan bangunan, mulai dari pintu darurat, sistem proteksi kebakaran, hingga pengelolaan limbah.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, bersama anggota Arif Kurniawan, Elnathan Pasambe, Mohammad Yusril Hana, Muhammad Syahri, Romadonny Putra Pratama, dan Maswedi. Turut mendampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda.
Deni menjelaskan, sidak ini merupakan bagian dari agenda pengawasan DPRD terhadap fasilitas publik di Kota Tepian yang sebelumnya sempat tertunda. Menurutnya, pengecekan dilakukan untuk memastikan standar keselamatan bangunan benar-benar diterapkan oleh pengelola.
“Ini bagian dari pengawasan kami. Masih ada beberapa hotel dan fasilitas publik yang sebelumnya belum sempat kami kunjungi, sehingga hari ini kami lakukan pengecekan langsung,” ujar Deni.
Di Hotel Aston Samarinda, rombongan meninjau sejumlah fasilitas penting seperti panel kontrol kebakaran, jalur evakuasi, serta kelengkapan sistem proteksi kebakaran. Dari hasil peninjauan, fasilitas tersebut dinilai telah memenuhi standar operasional yang direkomendasikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran.
“Kami melihat panel kontrol, jalur evakuasi hingga sistem proteksi kebakaran sudah tersedia dengan baik. Artinya manajemen hotel sudah menjalankan SOP yang ada,” jelasnya.
Selain itu, Komisi III juga memeriksa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hotel, termasuk sistem grease trap dan alur pembuangan limbah sebelum dialirkan ke drainase kota. Sistem tersebut dinilai berjalan sesuai prosedur, namun DPRD tetap meminta laporan berkala agar kondisi di lapangan tetap terpantau.
“Laporan yang disampaikan ke DLH harus sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, jangan hanya baik di atas kertas,” tegasnya.
Usai dari hotel, rombongan melanjutkan sidak ke Samarinda Central Plaza (SCP) yang saat ini tengah melakukan renovasi bangunan. Pembenahan tersebut mencakup penyempurnaan sistem sprinkler, jalur evakuasi, serta sarana pendukung keselamatan lainnya.
Deni mengatakan, beberapa tahun lalu sistem sprinkler di pusat perbelanjaan tersebut belum tersedia secara menyeluruh. Namun kini fasilitas tersebut telah dipasang lebih lengkap.
“Dulu ini sempat menjadi catatan. Sekarang kita lihat sprinkler dan jalur evakuasinya sudah jauh lebih baik,” katanya.
Meski demikian, Komisi III masih memberikan perhatian pada sistem hidran yang menggunakan sistem cadangan. DPRD meminta manajemen memastikan sistem tersebut mampu bekerja maksimal saat keadaan darurat.
Selain aspek keselamatan, pengelolaan limbah juga menjadi sorotan. DPRD mengingatkan adanya kejadian pada Desember lalu ketika grease trap sempat meluap akibat kerusakan pompa.
“Kami juga menerima laporan masyarakat terkait bau dari salah satu tenant. Ini harus menjadi perhatian manajemen agar pengelolaan limbah benar-benar sesuai standar,” ujar Deni.
Komisi III DPRD Samarinda menegaskan pengawasan terhadap hotel, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan keselamatan bangunan serta kenyamanan masyarakat tetap terjaga.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026












