Menu

Mode Gelap
Polsek Anggana Tangkap Dua Terduga Penyalahguna Narkotika 124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan IKN sebagai Laboratorium Hidup untuk Urbanisasi Berkelanjutan, Otorita IKN Perkuat Kolaborasi Akademik Global Memilah Sampah di IKN: Dulu Menjijikan, Kini Menjanjikan

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 19:15 WITA ·

Dua Korban Tenggelam di Bendungan Benanga Ditemukan, Operasi SAR Samarinda Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kedua korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian tanpa henti sejak laporan pertama diterima pada Senin (27/10/2025).

Operasi pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (28/10/2025), pukul 07.00 WITA. Seluruh unsur SAR melakukan briefing dan kembali menyisir aliran sungai sejauh 1,5 kilometer ke arah hilir dari titik lokasi kejadian. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 13.35 WITA, saat tim menemukan korban atas nama Wahyu (13) di koordinat 0°24’18.9″S – 117°10’39.0″E, atau sekitar dua kilometer dari lokasi awal.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Pos SAR Samarinda menyebutkan, arus sungai yang deras serta kondisi air yang keruh menjadi tantangan utama dalam pencarian. Namun, koordinasi yang solid antarinstansi berhasil mempercepat proses evakuasi.

Dalam operasi ini, Tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan selam, perlengkapan komunikasi, dan peralatan medis lapangan.

Unsur gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, BPBD Kota Samarinda, relawan setempat, serta keluarga korban yang turut memantau di lokasi.

Setelah seluruh korban ditemukan, pada pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Berdasarkan hasil evaluasi dan laporan lapangan, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

Selanjutnya, seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan tugas dan kesiapsiagaan terhadap potensi musibah serupa di wilayah Samarinda dan sekitarnya.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Terjatuh di Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Balikpapan

5 Februari 2026 - 15:30 WITA

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

2 Februari 2026 - 19:00 WITA

Polres Kukar Gelar Apel Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Ops Ketupat

2 Februari 2026 - 14:00 WITA

Diterjang Cuaca Buruk, SAR Balikpapan Selamatkan 12 Pemancing Terjebak di Perairan Lamaru

2 Februari 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH