Menu ✖

Mode Gelap
Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan Kardinal Ignatius Suharyo Kunjungi Gereja di IKN, Dipersiapkan Jadi Basilika Pertama di Indonesia Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

BERITA DAERAH · 28 Okt 2025 19:15 WITA ·

Dua Korban Tenggelam di Bendungan Benanga Ditemukan, Operasi SAR Samarinda Resmi Ditutup


 Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua jasad korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, setelah melakukan upaya pencarian intensif selama dua hari. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Setelah dua hari melakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua korban tenggelam di aliran Sungai Bendungan Benanga, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kedua korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian tanpa henti sejak laporan pertama diterima pada Senin (27/10/2025).

Operasi pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (28/10/2025), pukul 07.00 WITA. Seluruh unsur SAR melakukan briefing dan kembali menyisir aliran sungai sejauh 1,5 kilometer ke arah hilir dari titik lokasi kejadian. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 13.35 WITA, saat tim menemukan korban atas nama Wahyu (13) di koordinat 0°24’18.9″S – 117°10’39.0″E, atau sekitar dua kilometer dari lokasi awal.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Pos SAR Samarinda menyebutkan, arus sungai yang deras serta kondisi air yang keruh menjadi tantangan utama dalam pencarian. Namun, koordinasi yang solid antarinstansi berhasil mempercepat proses evakuasi.

Dalam operasi ini, Tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan selam, perlengkapan komunikasi, dan peralatan medis lapangan.

Unsur gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Samarinda, Satpolairud Polresta Samarinda, BPBD Kota Samarinda, relawan setempat, serta keluarga korban yang turut memantau di lokasi.

Setelah seluruh korban ditemukan, pada pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Berdasarkan hasil evaluasi dan laporan lapangan, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup.

Selanjutnya, seluruh unsur kembali ke satuannya masing-masing untuk melanjutkan tugas dan kesiapsiagaan terhadap potensi musibah serupa di wilayah Samarinda dan sekitarnya.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH