Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 1 Jun 2024 09:30 WITA ·

Dukung Program Penurunan Angka Stunting, Kelurahan Melayu Lakukan Penguatan di Posyandu


 Lurah Melayu, Aditya Rakhman (kutaipanrita.id) Perbesar

Lurah Melayu, Aditya Rakhman (kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menjalankan beberapa program, khususnya dalam menekan angka stunting.

Dimana program tersebut yaitu, pihak Kelurahan Melayu akan melakukan penguatan di Posyandu. Tak hanya itu, kelurahan Melayu juga akan mengirim sejumlah proposal ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, yang berkaitan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Nanti ketika balita itu datang, kita bantu penuhi kebutuhan gizinya, kemudian kami akan akan terus memonitoring perkembangan data terkait stunting dan gizi buruk di Posyandu,” terang Lurah Melayu, Aditya Rakhman, Jumat (31/5/2024)

Lebih lanjut Aditya Rakhman menjelaskan, selain menjalankan beberapa program tersebut, pihaknya juga telah melakukan edukasi seputar stunting dan pencegahan.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena kesadaran masyarakat terhadap stunting masih rendah dan kurang perduli terhadap permasalahan kesehatan.

“Memang perlu edukasi yang mendalam karena masih ada orang tua tidak mau dianggap anaknya stunting, karena merasa anaknya sehat dan akan berkembang dengan sendirinya,” ungkap Aditya Rakhman.

Untuk memaksimalkan penurunan angka stunting, Aditya Rakhman juga mengimbau dan mengingatkan kepada Ketua RT di Kelurahan Melayu melalui group WhatsApp, untuk mengajak orang tua khususnya ibu dan bayinya agar hadir di setiap jadwal posyandu, sekaligus diberikan pemahaman tentang bahaya stunting.

melalui group WhatsApp juga berharap, agar masyarakat di Kukar khususnya di Kelurahan Melayu sadar akan bahaya stunting, dan mulai membenahi pola makan yang sehat serta kooperatif terhadap program pemerintah terutama berkaitan dengan Stunting.

“Jangan malu ketika ada salah satu anak atau keluarga yang terdata sebagai penderita stunting, ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat khususnya anak-anak agar kadar gizi mereka sesuai,”  tutupnya.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH