Menu

Mode Gelap
IKN–Unhas Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong SDM dan Riset untuk Nusantara Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban HKBP Gelar Konser di IKN, Suasana Kebersamaan Terasa

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 20:00 WITA ·

Empat Santri Rumah Tahfidz Saunah Kaltim Tuntaskan Hafalan 30 Juz


 Jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Saunah Kaltim berfoto bersama para santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an usai kegiatan Haflah Akhirussanah ke-VII. Acara tersebut digelar di halaman Kantor Yayasan Rumah Tahfidz Sauna Kaltim, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Foto: Indirwan. Perbesar

Jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Saunah Kaltim berfoto bersama para santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an usai kegiatan Haflah Akhirussanah ke-VII. Acara tersebut digelar di halaman Kantor Yayasan Rumah Tahfidz Sauna Kaltim, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Foto: Indirwan.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Rumah Tahfidz Saunah Kaltim menggelar Haflah Akhirussanah ke-VII di halaman Kantor Yayasan, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dirangkai dengan buka puasa bersama serta pemberian penghargaan kepada para santri.

Dalam kegiatan itu, empat santri berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Sementara sejumlah santri lainnya juga menunjukkan perkembangan hafalan pada berbagai tingkat.

Ketua Yayasan Saunah Kaltim, Santi Maryana, mengaku bersyukur atas capaian para santri pada tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini ada empat santri yang menyelesaikan hafalan 30 juz,” ujarnya singkat.

Saat ini sekitar 40 santri menimba ilmu di Rumah Tahfidz Saunah. Selain menghafal Al-Qur’an, para santri juga tetap menjalani pendidikan formal di sekolah. Sistem pembelajaran dibuat fleksibel agar keduanya dapat berjalan seimbang.

Rumah Tahfidz Saunah berdiri sejak 2017, bermula dari kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dengan jumlah santri yang masih sedikit.

“Awalnya hanya delapan anak yang belajar mengaji di lingkungan keluarga,” jelas Santi.

Seiring waktu, jumlah santri terus bertambah dan tidak hanya berasal dari Kutai Kartanegara, tetapi juga dari daerah lain seperti Kalimantan Selatan dan Kutai Timur.

Ia menegaskan seluruh santri belajar tanpa dipungut biaya karena kegiatan operasional didukung para donatur.

“Kami tidak memungut biaya, semua berjalan berkat dukungan donatur,” katanya.

Ke depan, pihak yayasan berharap para santri tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu melanjutkan pendidikan dan meraih prestasi di berbagai bidang.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bang Sukri Wafat, Dunia Pers Kaltim Kehilangan Sosok Penggerak Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

Ketua JMSI Kaltim Wafat, Dunia Pers Berduka

17 April 2026 - 08:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Jaga Ketertiban

16 April 2026 - 13:00 WITA

DPRD Samarinda Harap Kajari Baru Tingkatkan Penegakan Hukum

16 April 2026 - 11:00 WITA

Sekda Samarinda Yakin Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

Serah Terima Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Dikuatkan

16 April 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH