Menu

Mode Gelap
Samri Shaputra Soroti Rumitnya Perizinan Reklame, DPRD Dorong Sistem yang Lebih Efektif Pansus I DPRD Samarinda Tampung Aspirasi Pelaku Usaha Reklame, Kewajiban PBG Jadi Sorotan DPRD Samarinda Siapkan Aturan Ketat Reklame, Keselamatan Publik dan Konten Jadi Sorotan Utama Sekdes Loa Kulu Kota Tegaskan Perang Melawan Narkoba Butuh Peran Aktif Masyarakat Camat Loa Kulu Ajak Seluruh Desa Bersatu Perangi Narkoba

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 20:00 WITA ·

Empat Santri Rumah Tahfidz Saunah Kaltim Tuntaskan Hafalan 30 Juz


 Jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Saunah Kaltim berfoto bersama para santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an usai kegiatan Haflah Akhirussanah ke-VII. Acara tersebut digelar di halaman Kantor Yayasan Rumah Tahfidz Sauna Kaltim, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Foto: Indirwan. Perbesar

Jajaran pengurus Yayasan Rumah Tahfidz Saunah Kaltim berfoto bersama para santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an usai kegiatan Haflah Akhirussanah ke-VII. Acara tersebut digelar di halaman Kantor Yayasan Rumah Tahfidz Sauna Kaltim, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an. Foto: Indirwan.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Rumah Tahfidz Saunah Kaltim menggelar Haflah Akhirussanah ke-VII di halaman Kantor Yayasan, Jalan Mawar RT 12, Kelurahan Sukarame, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dirangkai dengan buka puasa bersama serta pemberian penghargaan kepada para santri.

Dalam kegiatan itu, empat santri berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Sementara sejumlah santri lainnya juga menunjukkan perkembangan hafalan pada berbagai tingkat.

Ketua Yayasan Saunah Kaltim, Santi Maryana, mengaku bersyukur atas capaian para santri pada tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini ada empat santri yang menyelesaikan hafalan 30 juz,” ujarnya singkat.

Saat ini sekitar 40 santri menimba ilmu di Rumah Tahfidz Saunah. Selain menghafal Al-Qur’an, para santri juga tetap menjalani pendidikan formal di sekolah. Sistem pembelajaran dibuat fleksibel agar keduanya dapat berjalan seimbang.

Rumah Tahfidz Saunah berdiri sejak 2017, bermula dari kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dengan jumlah santri yang masih sedikit.

“Awalnya hanya delapan anak yang belajar mengaji di lingkungan keluarga,” jelas Santi.

Seiring waktu, jumlah santri terus bertambah dan tidak hanya berasal dari Kutai Kartanegara, tetapi juga dari daerah lain seperti Kalimantan Selatan dan Kutai Timur.

Ia menegaskan seluruh santri belajar tanpa dipungut biaya karena kegiatan operasional didukung para donatur.

“Kami tidak memungut biaya, semua berjalan berkat dukungan donatur,” katanya.

Ke depan, pihak yayasan berharap para santri tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu melanjutkan pendidikan dan meraih prestasi di berbagai bidang.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Samri Shaputra Soroti Rumitnya Perizinan Reklame, DPRD Dorong Sistem yang Lebih Efektif

3 Juni 2026 - 19:00 WITA

Pansus I DPRD Samarinda Tampung Aspirasi Pelaku Usaha Reklame, Kewajiban PBG Jadi Sorotan

3 Juni 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Siapkan Aturan Ketat Reklame, Keselamatan Publik dan Konten Jadi Sorotan Utama

3 Juni 2026 - 17:00 WITA

Sekdes Loa Kulu Kota Tegaskan Perang Melawan Narkoba Butuh Peran Aktif Masyarakat

3 Juni 2026 - 16:00 WITA

Camat Loa Kulu Ajak Seluruh Desa Bersatu Perangi Narkoba

3 Juni 2026 - 15:00 WITA

Dishub Samarinda Tegas: Bajaj dan Kendaraan Roda Tiga Masih Dilarang Beroperasi

3 Juni 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH