Menu

Mode Gelap
Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo Presiden Prabowo Kunjungi IKN, Pastikan Progres Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana Kunjungan Perdana Presiden Prabowo ke IKN Disambut Optimisme Menuju Ibu Kota Masa Depan Perdana, Khidmat Sholat Subuh Berjamaah bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City Telah Hadir di IKN

BERITA DAERAH · 12 Nov 2023 17:39 WITA ·

Festival Topeng Nusantara Pertama di Kukar Usai Digelar, Dispar Kukar Beharap Pertukaran Budaya Dapat Terus Melestaikan Budaya Nusantarra


 Festival Topeng Nusantara Pertama di Kukar Usai Digelar, Dispar Kukar Beharap Pertukaran Budaya Dapat Terus Melestaikan Budaya Nusantarra Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Festival Topeng Nusantara Pertama di Kutai Kartanegara telah selesai digelar, dan Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara berharap bahwa acara ini dapat semakin memperkenalkan budaya lokal tari topeng kepada masyarakat luas.

Dispar Kukar juga berharap bahwa pertukaran budaya yang terjadi selama festival ini dapat berkelanjutan dan menjadi dorongan untuk terus melestarikan tari topeng sebagai budaya nusantara yang membanggakan.

Melalui festival ini, Dispar Kukar berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari topeng.

Tidak hanya sekadar tarian, topeng dalam budaya Nusantara memiliki simbolisme yang kaya dan mampu menceritakan cerita-cerita tradisional atau mitologi yang penting bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Dengan rincian dan ekspresi gerakan yang kaya, tari topeng ini mampu menggambarkan berbagai karakter dan perasaan manusia.

Misalnya, dengan gerakan yang lincah dan ekspresif, penari topeng bisa menggambarkan kegembiraan, sedih, kemarahan, atau bahkan sifat-sifat manusia yang lebih kompleks seperti penyesalan atau kebingungan.

Diharapkan juga bahwa festival ini dapat menjadi arena pertukaran budaya yang berkelanjutan. Selama festival, masyarakat Kutai Kartanegara dapat bertemu dengan para seniman topeng dari berbagai daerah di Nusantara.

Pertukaran ini tidak hanya berlangsung dalam bentuk pertunjukan, tetapi juga melalui diskusi dan workshop yang membantu dalam pembelajaran dan pemahaman yang lebih mendalam tentang tari topeng.

“Kita patut berbangga, karena Indonesia memiliki ragam budaya yang tak terhitung jumlahnya. Mari bersama kita pelihara, untuk terus menjadi kebanggaan anak cucu kita kelak,” kata Kadispar Kukar Slamet Hadiraharjo, pada penutupan Festival Topeng Nusantara, Sabtu (11/11/2023) malam.

Keberlanjutan dari pertukaran budaya ini sangat penting dalam rangka menjaga tari topeng sebagai salah satu warisan budaya yang tak ternilai di Indonesia.

Dengan mempertahankan dan terus menghidupkan tari topeng, kita juga terlibat dalam mempertahankan identitas dan kekayaan budaya Nusantara.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo

13 Januari 2026 - 09:00 WITA

Seorang ABK Jatuh ke Sungai Mahakam, Ditemukan dalam Operasi SAR

25 Desember 2025 - 19:30 WITA

Kolaborasi Media Kukar Gelar Insan Pers Bekesah, Bahas Strategi Pers Berkualitas di Tengah Gempuran Konten Viral

20 Desember 2025 - 19:00 WITA

Kontestasi Ketua PWI Kukar, Empat Calon Resmi Mendaftar

18 Desember 2025 - 15:00 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

Trending di BERITA DAERAH