KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Sorotan terhadap kondisi infrastruktur kembali mengemuka dalam sidang paripurna DPRD Kaltim. Fraksi PAN–NasDem menyampaikan daftar panjang titik kerusakan jalan yang dinilai memerlukan penanganan cepat oleh Pemprov.
Ruas Samarinda–Kutai Barat disebut sebagai contoh paling mencolok. Menurut Fraksi, kerusakannya sudah masuk kategori berat dan tidak menunjukkan progres penanganan yang signifikan.
Abdul Giaz menyampaikan bahwa situasi yang sama juga ditemukan pada jalan penghubung menuju Bontang, Kutai Timur, hingga Berau. Kerusakan berulang, intensitas kendaraan tinggi, serta lemahnya perawatan rutin memperburuk kondisi ruas-ruas vital tersebut.
Fraksi juga mempertanyakan perkembangan pembangunan Jalan Tol Samarinda–Bontang. Mereka menilai keberadaan jalur alternatif menjadi semakin mendesak, terutama karena beban kendaraan di jalan nasional saat ini terus meningkat.
“Ini menyangkut konektivitas dan distribusi ekonomi antarwilayah. Masyarakat butuh kepastian,” ujar Abdul.
ADV DPRD Kaltim Pewarta : Axel Editor : Fairuzzabady @2025












