Menu

Mode Gelap
SP2D Online Resmi Mengaspal di Kukar, Pencairan Dana Kini Lebih Cepat dan Transparan SP2D Online Resmi Diluncurkan, Kukar Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah Enviwalk Meriahkan Hari Lingkungan Hidup di IKN, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Rendah Emisi KAHMI-FORHATI Kukar Siap Dilantik, Hadirkan Ketua Komisi II DPR RI di Tenggarong BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar, Data Jadi Dasar Kebijakan Baru

BERITA DAERAH · 7 Des 2025 09:57 WITA ·

Fraksi NasDem Soroti Keterlambatan KUA–PPAS: DPRD Kaltim Desak Pemprov Perbaiki Disiplin Perencanaan


 Fraksi NasDem Soroti Keterlambatan KUA–PPAS: DPRD Kaltim Desak Pemprov Perbaiki Disiplin Perencanaan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Fraksi NasDem DPRD Kalimantan Timur kembali menyoroti persoalan klasik dalam siklus penyusunan APBD: keterlambatan dokumen perencanaan yang membuat pembahasan anggaran berlangsung terburu-buru. Kritik itu disampaikan melalui pandangan fraksi dalam rapat paripurna, Sabtu (29/11/2025).

Juru bicara Fraksi NasDem, Abdul Giaz, menegaskan bahwa pola penyampaian dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) oleh Pemerintah Provinsi Kaltim masih jauh dari ideal. Menurutnya, kondisi itu menghambat proses sinkronisasi arah pembangunan antara legislatif dan eksekutif.

“Sinergi Pemprov dan DPRD tidak akan tercapai kalau dokumen kunci perencanaan datang mendekati batas waktu,” tegas Abdul.

Ia menjelaskan, penyampaian KUA–PPAS lebih awal akan memberi ruang bagi DPRD dan Pemprov melakukan penyesuaian program secara matang, termasuk menyelaraskan prioritas daerah dengan kondisi fiskal terkini.

Dalam forum resmi tersebut, Fraksi NasDem turut menyinggung dampak pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Mereka meminta Pemprov Kaltim meninjau ulang prioritas pembangunan agar program yang sedang berjalan tidak terhenti.

Selain mengkritisi teknis perencanaan, Fraksi NasDem juga mendorong Pemprov lebih agresif menggali sumber pendanaan alternatif. Sektor swasta, BUMD, hingga lembaga nonpemerintah dinilai dapat menjadi mitra strategis ketika ruang fiskal daerah semakin sempit.

Fraksi berpandangan, kolaborasi multipihak akan memperkuat kemampuan pemerintah dalam merealisasikan program prioritas, khususnya di sektor infrastruktur dan layanan dasar masyarakat.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

SP2D Online Resmi Mengaspal di Kukar, Pencairan Dana Kini Lebih Cepat dan Transparan

17 Juni 2026 - 13:00 WITA

SP2D Online Resmi Diluncurkan, Kukar Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah

17 Juni 2026 - 12:00 WITA

KAHMI-FORHATI Kukar Siap Dilantik, Hadirkan Ketua Komisi II DPR RI di Tenggarong

16 Juni 2026 - 16:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar, Data Jadi Dasar Kebijakan Baru

16 Juni 2026 - 15:00 WITA

Gotong Royong Sambut Festival Budaya Dayak Kenyah 2026, Ketua Adat: Warisan Leluhur Harus Tetap Lestari

16 Juni 2026 - 12:00 WITA

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1448 HIJRIAH

16 Juni 2026 - 11:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH