Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 11:00 WITA ·

Jelang Idul Fitri, Kapolresta Samarinda Soroti Situasi Global Saat Apel Operasi Ketupat


 Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026).

Dalam amanatnya, Hendri Umar menyoroti dinamika situasi global yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Ia mencontohkan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ketidakpastian ekonomi dunia.

“Situasi global saat ini perlu menjadi perhatian bersama karena bisa berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan nasional, termasuk di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat memicu gejolak harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi, seperti melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan harga komoditas, hingga penurunan daya beli masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah terus mengambil langkah strategis melalui jalur diplomasi internasional serta menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, termasuk memastikan ketersediaan energi tetap aman.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli kebutuhan energi sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan panic buying,” kata Hendri.

Ia juga mengingatkan bahwa menjelang Idul Fitri mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang.

“Walaupun angkanya diprediksi sedikit menurun dari tahun sebelumnya, kita tetap harus mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di lapangan,” tambahnya.

Melalui Operasi Ketupat 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait diharapkan mampu memastikan seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri, mulai dari arus mudik hingga arus balik, dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Teras Samarinda Bakal Diperluas hingga Tempekong, DPRD Dorong Jadi Pusat Wisata dan Ekonomi Mahakam

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Raperda Pencegahan Kebakaran Samarinda Masuk Tahap Harmonisasi, Damkar Bakal Diperkuat Kewenangannya

15 Oktober 2026 - 17:00 WITA

TPG Guru SDN Filial Loa Kumbar Terkendala Data, DPRD Samarinda Dorong Pemekaran Sekolah

15 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH