Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 28 Mei 2024 11:30 WITA ·

Kendalikan Stunting, Kecamatan Anggana Bentuk Satgas Stunting


 Camat Anggana, Rendra Abadi.(kutaipanrita.id) Perbesar

Camat Anggana, Rendra Abadi.(kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Angka stunting di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), pada tahun 2024 mengalami penurunan yang signifikan.

Pasalnya, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kecamatan Anggana  dalam penanganan stunting, salah satunya membuat inovasi dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Stunting.

Satgas Stunting tersebut terdiri  dengan melibatkan dari beberapa unsur yakni pihak Puskesmas, Pemerintah Kecamatan Anggana, Pemerintah Desa, dan masyarakat.

Camat Anggana, Rendra Abadi mengatakan bahwa, keberadaan Satgas Stunting mampu menurunkan angka stunting di tahun 2024.

“Satgas Stunting ini dibentuk memang fokus menangani stunting, dan Alhamdulillah tahun 2024 ini angka stunting mengalami penurunan,” ujar Rendra Abadi, Selasa (28/5/2024)

Lebih lanjut Renda Abadi menjelaskan, terkait teknis pelaksanaan penanganan stunting di Kecamatan Anggana, satgas stunting melakukan pendataan, peninjauan lapangan hingga penanganan dan pencegahan.

Tak hanya itu, satgas stunting juga gencar melakukan penyuluhan dan sosialisasi terutama kepada para ibu hamil terkait  pentingnya menjaga pola makan.

Rendra Abadi juga menyebut bahwa, dana yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan kebutuhan lainnya terkait penanganan stunting berasal  dari anggaran pemerintah dan juga dana desa.

“Kita berikan penyuluhan, bahkan kita bantu bagi warga yang tidak mampu yaitu dari sumber anggaran pemerintah dan dana desa,” ungkap Rendra Abadi.

Dalam hal itu, Rendra Abadi juga berharap, agar masyarakat sadar dan kooperatif terhadap program pemerintah terkait kesehatan khususnya stunting demi terciptanya masyarakat yang sehat dan bahagia.

“Mari kita mulai hidup sehat agar terhindar dari stunting,” ajak Rendra Abadi.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH