Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 28 Mei 2024 11:30 WITA ·

Kendalikan Stunting, Kecamatan Anggana Bentuk Satgas Stunting


 Camat Anggana, Rendra Abadi.(kutaipanrita.id) Perbesar

Camat Anggana, Rendra Abadi.(kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Angka stunting di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), pada tahun 2024 mengalami penurunan yang signifikan.

Pasalnya, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kecamatan Anggana  dalam penanganan stunting, salah satunya membuat inovasi dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Stunting.

Satgas Stunting tersebut terdiri  dengan melibatkan dari beberapa unsur yakni pihak Puskesmas, Pemerintah Kecamatan Anggana, Pemerintah Desa, dan masyarakat.

Camat Anggana, Rendra Abadi mengatakan bahwa, keberadaan Satgas Stunting mampu menurunkan angka stunting di tahun 2024.

“Satgas Stunting ini dibentuk memang fokus menangani stunting, dan Alhamdulillah tahun 2024 ini angka stunting mengalami penurunan,” ujar Rendra Abadi, Selasa (28/5/2024)

Lebih lanjut Renda Abadi menjelaskan, terkait teknis pelaksanaan penanganan stunting di Kecamatan Anggana, satgas stunting melakukan pendataan, peninjauan lapangan hingga penanganan dan pencegahan.

Tak hanya itu, satgas stunting juga gencar melakukan penyuluhan dan sosialisasi terutama kepada para ibu hamil terkait  pentingnya menjaga pola makan.

Rendra Abadi juga menyebut bahwa, dana yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan kebutuhan lainnya terkait penanganan stunting berasal  dari anggaran pemerintah dan juga dana desa.

“Kita berikan penyuluhan, bahkan kita bantu bagi warga yang tidak mampu yaitu dari sumber anggaran pemerintah dan dana desa,” ungkap Rendra Abadi.

Dalam hal itu, Rendra Abadi juga berharap, agar masyarakat sadar dan kooperatif terhadap program pemerintah terkait kesehatan khususnya stunting demi terciptanya masyarakat yang sehat dan bahagia.

“Mari kita mulai hidup sehat agar terhindar dari stunting,” ajak Rendra Abadi.(adv/diskominfo_kukar/in/fz)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH