KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Di tengah penyesuaian anggaran daerah, DPRD Kaltim menegaskan bahwa program penanganan Stunting tetap menjadi prioritas dan tidak terkena pemangkasan.
Anggota dewan, Agusriansyah Ridwan, menyatakan bahwa anggaran untuk percepatan stunting tetap dijaga agar penurunan prevalensi bisa terus dilakukan.
“Pemangkasan ada, tapi bukan untuk anggaran stunting. Ini tetap kita jaga,” katanya, Selasa (2/12/2025).
Menurutnya, langkah aktif dari pemerintah provinsi harus diikuti oleh kerja nyata dari kabupaten/kota agar target penurunan stunting bisa tercapai. Data menunjukkan daerah seperti Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Balikpapan masih mencatat prevalensi tinggi sehingga perlu perhatian khusus.
Agusriansyah juga menekankan bahwa penanganan stunting bukan sekadar program rutin namun bagian dari upaya menjaga kualitas hidup generasi masa depan di Kaltim.
ADV DPRD Kaltim Pewarta : Axel Editor : Fairuzzabady @2025












