Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 20 Nov 2023 10:34 WITA ·

Lomba Sape Hidupkan Alat Musik Tradisional Di Kalimantan Timur


 Lomba Sape Hidupkan Alat Musik Tradisional Di Kalimantan Timur Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Korem 091/ASN mengadakan sebuah perlombaan yang bertujuan untuk memperdalam dan melestarikan kebudayaan Kalimantan Timur melalui musik tradisional sape. Acara ini diselenggarakan dalam rangka merayakan HUT ke-43 Korem 091/ASN.

Dalam perlombaan ini, peserta yang mengikuti berasal dari perwakilan setiap kabupaten/kota di Kalimantan Timur yang mempertunjukkan kemampuan dan keahlian mereka dalam memainkan sape. Tujuan dari perlombaan ini adalah untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni musik tradisional Kalimantan Timur serta mendorong generasi muda untuk turut melestarikan warisan budaya ini.

Mahdi Rijani, salah satu pemain sape menyebut kegiatan ini sangat dibutuhkan para pemain sape untuk terus melestarikan sape, dan menarik minat kalangan muda dalam memainkan alat musik tradisional sape.

“Saya sangat senang sekali, sangat mengapresiasi sekali atas digelarnya perlombaan sape dalam rangka HUT Korem 091/ASN ke 43 ini, karena ini sebagai bentuk melestarikan juga permainan alat musik sape ini,” ujar Mahdi Rijani.

Mahdi Rijani juga menyebut bahwa di kota Bontang sendiri pemain sape populasi nya sangat sedikit, sehingga regenerasi perlu digencarkan untuk tetap menjaga permainan sape tetap terdengar di bumi etam.

“Kalo di Kukar sendiri pemain sape sangat sedikit mas, makanya kami sangat senang sekali ada festival music tradisional seperti ini karena bisa membantu mengenalkan juga ke generasi muda,” tuturnya.

Sementara itu Dinas pariwisata Kalimantan Timur mengapresiasi Langkah Korem 091/ASN, melalui Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Gunawan menjelaskan bahwa memang saat ini festival maupun kompetisi yang di khususkan alat musik sape masih jarang.

“Ya memang untuk sape saat ini festival nya masih untuk yang khusus sape masih jarang,” ujarnya

Dirinya berharap kedepannya akan lebih banyak festival maupun kompetisi yang mengkhususkan alat musik tradisional sape agar budaya dan kesenian lokal dapat terus hidup.

“Nah kemarin dari korem menyelenggarakan lomba sape, itu sangat baik sekali dan mudah mudahan kedepannya hal ini akan semakin sering (lomba sape) dan dapat melestarikan sape itu sendiri,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 211 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH