Menu ✖

Mode Gelap
PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

NASIONAL · 22 Jun 2025 10:15 WITA ·

Menkop: Peluncuran KopDes Merah Putih Bukan Sekadar Soal Ekonomi


 Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menandatangani prasasti peresmian Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (21/6/2025) siang. ANTARA/Sumarwoto) Perbesar

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menandatangani prasasti peresmian Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (21/6/2025) siang. ANTARA/Sumarwoto)

KUTAIPANRITA.ID, BANYUMAS – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan peluncuran Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih bukan hanya sekadar soal ekonomi, juga menyalakan semangat sejarah dan kearifan lokal dari desa.

“Ini adalah langkah perubahan besar dari akar rumput, demi mewujudkan keadilan ekonomi,” katanya dalam Soft Launching Percontohan KopDes Merah Putih di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan keberhasilan koperasi desa hanya dapat dicapai dengan dukungan dan partisipasi aktif dari warga.

Terkait dengan hal itu, pihaknya menargetkan setidaknya setengah dari jumlah penduduk Desa Dawuhan yang berjumlah sekitar 2.100 jiwa menjadi anggota aktif koperasi.

“Koperasi ini harus benar-benar dimiliki warga desa. Minimal 1.000 orang harus bergabung agar koperasi kuat dan bermanfaat,” katanya menegaskan.

Selain itu, kata dia, koperasi tidak boleh sekadar menjadi wadah sosial, tetapi harus menjadi lembaga usaha yang sehat dan menguntungkan.

Oleh karena itu, lanjut dia, koperasi harus memperoleh keuntungan paling tidak lebih dari Rp1 miliar.

“Ini bukan mimpi muluk. Kalau Eyang Margono (RM Margono Djojohadikusumo yang merupakan kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto, red.) bisa mendirikan BNI (Bank Negara Indonesia), maka Pak Prabowo pun bisa mendirikan Kopdes Merah Putih, semangat beliau harus kita teruskan,” katanya.

Sumber : Antara News – Kantor Berita Indonesia – www.antaranews.com

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent

3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir Rp280 Juta untuk 28 Wilayah

23 September 2026 - 14:00 WITA

Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi dengan AMSI Hadapi Transformasi Media Digital

23 September 2026 - 13:00 WITA

HUT Ke-28 IJTI: Jurnalis Televisi Diminta Jaga Marwah Profesi di Tengah Badai Disrupsi

9 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Pakar Hukum Pidana Soroti Penyidikan Korupsi Bertahun-tahun, Minta Aparat Segera Beri Kepastian Hukum

20 Juni 2026 - 15:00 WITA

AMSI Kecam Dugaan Teror terhadap Floresa.co, Desak Perlindungan Kebebasan Pers

12 Juni 2026 - 12:00 WITA

Trending di NASIONAL