Menu

Mode Gelap
Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA DAERAH · 8 Nov 2024 11:15 WITA ·

Nusantara Cultural Heritage Festival: Lestarikan Warisan Budaya, Bangkitkan Ekonomi Kreatif di Nusantara


 Nusantara Cultural Heritage Festival: Lestarikan Warisan Budaya, Bangkitkan Ekonomi Kreatif di Nusantara Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, BALIKPAPAN – Sebagai wujud nyata upaya melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) berkolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kaltimtara menginisiasi Nusantara Cultural Heritage Festival (NCHF). Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan keragaman budaya, karya seni maestro, serta mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Nusantara Cultural Heritage Festival telah dimulai dengan pre-event pada 3 November lalu melalui aktivitas Nusantara Sketchwalk, yang melibatkan para seniman dalam menggambarkan keindahan dan karakteristik IKN. Rangkaian kegiatan ini akan terus berlangsung hingga 9 November 2024, menghadirkan berbagai acara budaya dan pameran untuk masyarakat luas.

Dalam konteks pembangunan Nusantara sebagai ibu kota baru, Otorita IKN merancang kota ini sebagai pusat inovasi dan keberagaman budaya nasional yang menghubungkan berbagai identitas kebangsaan daladiharapkan menjadi wadah yang harmonis antara tradisi budaya lokal dan perkembangan zaman modern, yang sekaligus berperan penting dalam melestarikan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan mempromosikan IKN sebagai ibu kota yang layak huni dan penuh makna budaya.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN  Alimuddin, menyatakan, “Nusantara Cultural Heritage Festival merupakan upaya kami untuk menjadikan IKN sebagai pusat kebudayaan yang menghargai keragaman dan mendorong kreativitas lokal. Melalui festival ini, kami tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya kepada publik, tetapi juga berupaya membangkitkan ekonomi masyarakat di sekitar Nusantara dan berupaya agar bagaimana masyarakat mau dan mampu, dengan ikhlas, melestarikan budaya, tanggung jawab kita adalah bagaimana kelestarian lokal mampu kita pertahankan,”

Melalui Nusantara Cultural Heritage Festival, Otorita IKN dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV berupaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya, serta membangkitkan ekonomi lokal di sekitar wilayah IKN. Festival ini mengemas kegiatan budaya dalam berbagai bentuk, termasuk pertunjukan seni, pameran produk UMKM, dan program edukatif yang menginspirasi masyarakat untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya nusantara.

Nusantara Cultural Heritage Festival dirancang untuk menampilkan seni, adat, dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia melalui kegiatan seperti Panggung Maestro, Fashion Wastra, dan Sketchwalk. Dengan adanya Galeri UMKM, NCHF membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memamerkan dan menjual produk-produk unggulan mereka. Diharapkan melalui festival ini, jaringan pemasaran UMKM dapat diperluas, sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di wilayah Nusantara.

Mengenai hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Syaifudian, turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan NCHF ini, ia menyampaikan, “Saya mengapresiasi semua pihak yang sudah mensuport kegiatan pelestarian kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat, saya juga memiliki komitmen yang sama, khususnya dengan promosi kebudayaan di Nusantara,”

Festival ini juga menyediakan ruang bagi seniman, pelaku budaya, dan komunitas seni untuk berkolaborasi, bertukar ide, dan meningkatkan keterampilan mereka melalui kegiatan seperti Workshop dan Panggung Maestro. Kolaborasi antara seniman lokal dan nasional ini diharapkan dapat menciptakan ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas budaya yang berkelanjutan. Melalui kegiatan edukatif yang bersifat interaktif, NCHF berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya pelestarian budaya, khususnya WBTB, sebagai bagian dari identitas nasional.

Dengan terselenggaranya Nusantara Cultural Heritage Festival, Otorita IKN dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV berharap dapat mengokohkan IKN sebagai pusat inovasi dan keberagaman budaya nasional, serta menggerakkan roda ekonomi kreatif di wilayah tersebut. Festival ini menjadi momentum penting dalam membangun IKN yang tidak hanya modern, namun juga berakar kuat pada budaya dan tradisi bangsa Indonesia.

Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH