Menu

Mode Gelap
Layanan Kesehatan Door To Door di IKN, Perkuat Gizi Warga dan Cegah Stunting DPRD Samarinda Sorot Parkir Liar Usaha di Badan Jalan, Minta Penertiban Tegas Penghentian Iuran BPJS Disorot, DPRD Samarinda Minta Evaluasi dan Kebijakan Pro Rakyat DPRD Samarinda Sorot Penghentian Iuran BPJS, Nilai Timing Kebijakan Kurang Tepat Raperda Reklame Samarinda Digodok, Pansus DPRD Siap Tertibkan dan Dongkrak PAD

IKN NUSANTARA · 13 Mar 2026 21:00 WITA ·

Otorita IKN dan Bank Indonesia Kampanyekan Belanja Bijak Selama Ramadan


 Kegiatan Sosialisasi Belanja Bijak yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara bekerja sama dengan Bank Indonesia, dirangkai dengan buka puasa bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara. Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak selama bulan Ramadan. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kegiatan Sosialisasi Belanja Bijak yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara bekerja sama dengan Bank Indonesia, dirangkai dengan buka puasa bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara. Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak selama bulan Ramadan. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Bank Indonesia menggelar sosialisasi program Belanja Bijak yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan bertema “Belanja Bijak, Rezeki Berkah, Ekonomi Umat Kuat” ini bertujuan mengajak masyarakat lebih bijak dalam mengelola pengeluaran selama Ramadan, saat aktivitas konsumsi biasanya meningkat menjelang Idulfitri.

Acara diawali dengan tausiah yang mengingatkan jamaah bahwa puasa tidak hanya mengajarkan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri, termasuk dalam hal mengatur pola konsumsi agar tidak berlebihan.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Rawindra Ardiansah, mengatakan kampanye belanja bijak menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

“Belanja bijak artinya membeli sesuai kebutuhan, bukan karena dorongan keinginan. Ini penting agar inflasi selama Ramadan tetap terkendali,” ujarnya.

Ia menambahkan, fenomena belanja berlebihan menjelang Lebaran kerap terjadi di masyarakat. Kebiasaan tersebut, menurutnya, bisa memicu kelangkaan barang di pasaran.

“Sering kali orang membeli lebih banyak dari biasanya. Misalnya yang biasanya dua kilogram beras menjadi empat kilogram, sehingga ada masyarakat lain yang tidak kebagian,” jelasnya.

Program sosialisasi ini rencananya juga akan dilakukan di sejumlah masjid di sekitar kawasan IKN guna memperluas literasi masyarakat terkait pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia dan seluruh jamaah yang hadir serta ikut memakmurkan masjid melalui kegiatan yang bermanfaat ini,” katanya.

Sejumlah warga yang mengikuti kegiatan tersebut juga mengaku mendapatkan wawasan baru. Gina, warga Sepaku, mengatakan sosialisasi ini membuatnya lebih memahami konsep belanja bijak.

“Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi lebih paham bagaimana mengatur belanja agar tidak berlebihan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN dan Bank Indonesia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya mengelola konsumsi secara bijak sehingga dapat mendukung stabilitas ekonomi di kawasan IKN.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Layanan Kesehatan Door To Door di IKN, Perkuat Gizi Warga dan Cegah Stunting

13 April 2026 - 18:15 WITA

Pelatihan Rotan dan Ukir Kayu di IKN Buka Peluang Usaha dan Lestarikan Budaya

13 April 2026 - 13:00 WITA

OIKN Gandeng IA-ITB, Perkuat Sinergi Bangun Nusantara Sebagai Smart City

13 April 2026 - 10:00 WITA

Pembangunan Polresta IKN Dimulai, Basuki Tegaskan Satu Komando di Bawah Otorita

13 April 2026 - 09:00 WITA

Pembangunan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN Ditarget Rampung 2027–2028

13 April 2026 - 08:00 WITA

Waspada Hoaks Lowongan Kerja IKN, Otorita Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen

13 April 2026 - 07:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA