KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Bank Indonesia menggelar sosialisasi program Belanja Bijak yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan bertema “Belanja Bijak, Rezeki Berkah, Ekonomi Umat Kuat” ini bertujuan mengajak masyarakat lebih bijak dalam mengelola pengeluaran selama Ramadan, saat aktivitas konsumsi biasanya meningkat menjelang Idulfitri.
Acara diawali dengan tausiah yang mengingatkan jamaah bahwa puasa tidak hanya mengajarkan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian diri, termasuk dalam hal mengatur pola konsumsi agar tidak berlebihan.
Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Rawindra Ardiansah, mengatakan kampanye belanja bijak menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga selama Ramadan.
“Belanja bijak artinya membeli sesuai kebutuhan, bukan karena dorongan keinginan. Ini penting agar inflasi selama Ramadan tetap terkendali,” ujarnya.
Ia menambahkan, fenomena belanja berlebihan menjelang Lebaran kerap terjadi di masyarakat. Kebiasaan tersebut, menurutnya, bisa memicu kelangkaan barang di pasaran.
“Sering kali orang membeli lebih banyak dari biasanya. Misalnya yang biasanya dua kilogram beras menjadi empat kilogram, sehingga ada masyarakat lain yang tidak kebagian,” jelasnya.
Program sosialisasi ini rencananya juga akan dilakukan di sejumlah masjid di sekitar kawasan IKN guna memperluas literasi masyarakat terkait pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.
Sementara itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Bank Indonesia dan seluruh jamaah yang hadir serta ikut memakmurkan masjid melalui kegiatan yang bermanfaat ini,” katanya.
Sejumlah warga yang mengikuti kegiatan tersebut juga mengaku mendapatkan wawasan baru. Gina, warga Sepaku, mengatakan sosialisasi ini membuatnya lebih memahami konsep belanja bijak.
“Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi lebih paham bagaimana mengatur belanja agar tidak berlebihan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN dan Bank Indonesia berharap masyarakat semakin sadar pentingnya mengelola konsumsi secara bijak sehingga dapat mendukung stabilitas ekonomi di kawasan IKN.
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara @2026












