Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 4 Apr 2024 16:30 WITA ·

Pemkab Kukar Gelar Rakor Menjaga Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Bahan Pokok


 Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat memberikan sambutan dan arahan pada Rakor menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok selama bulan Ramadhan dan kesiapan menghadapi Idul Fitri 1445H/2024.(kutaipanrita.id) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat memberikan sambutan dan arahan pada Rakor menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok selama bulan Ramadhan dan kesiapan menghadapi Idul Fitri 1445H/2024.(kutaipanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat koordinasi (Rakor) menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan dan kesiapan menghadapi Idul Fitri 1445H/2024, pada Kamis (4/4/2024) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan didampingi Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono serta unsur Forkopimda Kukar dan perangkat daerah terkait dilingkungan Pemkab Kukar hingga tamu undangan lainnya.

Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat aktif dalam upaya pengendalian inflasi di daerah. Terutama upaya menjaga pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan bahan pokok strategi lainnya selama Ramadhan serta menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kaltim, perkembangan Inflasi di Kaltim per Februari 2024 berada di angka 0,27 persen,” ujar Edi Damansyah.

“Untuk Kutai Kartanegara berdasarkan indeks harga pasar mengalami inflasi 0,19 persen pada Februari 2024, angka inflasi di Kukar lebih rendah dari angka inflasi Kaltim,” sambung Edi Damansyah.

Edi Damansyah menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah dan akan terus berupaya untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sejumlah bahan pangan selama periode ini. Disadari bahwa hal tersebut tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga untuk menjaga nilai inflasi daerah dan stabilitas ekonomi lokal.

“Tentunya hal itu dalam rangka menjaga nilai inflasi daerah dan memastikan ketersediaan serta stabilitas harga sejumlah bahan pangan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1445 Hijriah,” terang Edi Damansyah.

Menurut Edi Damansyah, untuk mengoptimalkan hal tersebut tentunya diperlukan sejumlah langkah konkret yang strategis. Pertama, mengintensifkan pemantauan dan sinergi pengawasan, dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi antar instansi terkait guna memantau dengan lebih cermat pergerakan pasokan dan harga bahan pokok di pasaran.

“Pemantauan dan pengawasan ini lebih kepada mitigasi ketidakwajaran kenaikan harga komoditas pangan, gangguan distribusi, dan penimbunan, termasuk pada BBM dan LPG,” ungkap Edi Damansyah.

Kedua, mengintensifkan optimalisasi intervensi pasar, dengan tujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, termasuk penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, serta kebijakan subsidi.

“Penyaluran bantuan sosial seperti bantuan pangan. Sedangkan kebijakan subsidi yaitu, BLT BBM nelayan, ojol dan BLT pakan untuk pembudidaya ikan serta kegiatan padat karya,” jelas Edi Damansyah.

Ketiga, memastikan ketersediaan stok dan pasokan komoditas pangan, menjalin kerjasama dengan para produsen dan distributor untuk memastikan pasokan komoditas pangan yang mencukupi.

“Utamanya beras, aneka cabai, aneka bawang, daging dan telur ayam ras, maupun barang penting lainnnya,” tutur Edi Damansyah.

Keempat, memastikan kelancaran distribusi pasokan pangan. Dengan sistem distribusi yang efisien dan terukur diterapkan agar pasokan pangan dapat tersalurkan dengan lancar ke seluruh pelosok Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sedangkan yang kelima, peninjauan dan koordinasi penetapan kebijakan tarif daerah. Dengan melakukan peninjauan dan koordinasi yang berkelanjutan dalam penetapan kebijakan tarif daerah, serta mempertimbangkan berbagai faktor.

“Tentunya hal itu perlu diperhatikan dengan cermat, agar tidak memberikan tekanan tambahan pada harga bahan pokok,” tegas Edi Damansyah.

Dengan serangkaian langkah proaktif dan koordinasi yang ditingkatkan, Pemkab Kutai Kartanegara berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 H/2024

“Semua upaya ini diarahkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik, dengan tetap memperhatikan stabilitas ekonomi daerah,” ucap Edi Damansyah.

Orang nomor satu di Kukar itu juga berharap bahwa, langkah-langkah konkrit yang disusun bersama ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberkahi upaya kita semua,” tutup Edi Damansyah.(adv/diskominfo_kukar/and/rz)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kaltim: Pendidikan Kontekstual Diperlukan untuk Tekan Ketimpangan Antarwilayah

10 Desember 2025 - 13:42 WITA

DPRD Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Lokal sebagai Strategi Pembangunan SDM

10 Desember 2025 - 13:41 WITA

DPRD Kaltim Dukung Penguatan Implementasi KUHP Baru Lewat Kerja Sama Pemprov–Kejati

10 Desember 2025 - 13:08 WITA

DPRD Kaltim: Pendidikan Harus Diperkuat Teknologi, Bukan Hanya Bangunan

10 Desember 2025 - 11:43 WITA

DPRD Kaltim Pertanyakan Sekolah Menengah yang Masih Beli Buku Fisik

10 Desember 2025 - 10:42 WITA

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran OPD

9 Desember 2025 - 14:50 WITA

Trending di BERITA DAERAH