Menu

Mode Gelap
Motor Dicuri Dini Hari, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Tenggarong Terungkap! Kurir Tembakau Sintetis Diamankan Polsek Samboja, Pesanan Disebut untuk Samarinda-Balikpapan Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027 Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

BERITA DAERAH · 2 Okt 2025 14:15 WITA ·

Pemkot Samarinda Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG


 Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis untuk siswa penerima manfaat di Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan kualitas bahan baku dan proses distribusi guna memastikan program berjalan aman dan sesuai standar. (Hendrikus Gantur/ Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis untuk siswa penerima manfaat di Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan kualitas bahan baku dan proses distribusi guna memastikan program berjalan aman dan sesuai standar. (Hendrikus Gantur/ Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia. Langkah ini ditempuh sebagai upaya antisipasi terhadap potensi persoalan keamanan pangan yang sempat terjadi di beberapa daerah.

Pengawasan ketat melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari proses penyediaan bahan baku hingga distribusi makanan ke sekolah. Tujuannya, memastikan program ini benar-benar berjalan sesuai standar, aman dikonsumsi, dan memberi dampak positif terhadap tumbuh kembang anak penerima manfaat.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan perlunya perbaikan menyeluruh pada sistem operasional vendor penyedia makanan. Ia menilai kesalahan dalam pengelolaan bahan baku dapat berakibat fatal bagi kesehatan siswa.

“Pengawasan harus diperketat, terutama pada tahap pengelolaan bahan baku. Vendor wajib menyiapkan fasilitas penyimpanan seperti freezer agar kualitas dan kesegaran makanan tetap terjaga,” tegas Andi Harun.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Samarinda, Suwarso, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan langsung di lapangan. Selain itu, pelatihan juga diberikan kepada vendor serta petugas pengawas untuk memastikan semua pihak memahami standar yang berlaku.

“Evaluasi dan penyempurnaan sistem akan terus dilakukan. Kami juga mengingatkan vendor agar selalu patuh pada aturan yang ada demi kelancaran program MBG,” ujarnya.

Melalui pengawasan yang konsisten dan sistem yang terus ditingkatkan, Pemkot Samarinda berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan menjadi solusi nyata dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Hendrikus Gantur
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027

11 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

11 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Jelang Dibuka, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Teras Samarinda II Diperiksa Total

11 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bankeu Kaltim 2027 Terancam Dihapus, DPRD Minta Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Fiskal

10 Agustus 2026 - 18:00 WITA

HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana, DPRD Pilih Perkuat Kegiatan Sosial

10 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH