Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 8 Des 2025 16:38 WITA ·

Pengerjaan Median Jalan Dinilai Asal-asalan, DPRD Kaltim Minta Pemkot Tegas Mengawasi


 Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun Perbesar

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Kualitas pengerjaan median jalan di sejumlah ruas utama di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan. Beberapa titik terlihat dikerjakan tanpa kesiapan material yang memadai, sehingga meninggalkan kondisi yang tidak rapi dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Salah satu titik yang paling mencolok berada di sepanjang Jalan Pahlawan. Median lama sudah dibongkar lebih dahulu, namun material baru belum tersedia di lokasi. Permukaan jalan yang terbuka menyebabkan tanah mudah tergerus air ketika hujan turun, bahkan memicu potensi genangan.

Kondisi ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. Ia menilai pola pengerjaan yang dilakukan kontraktor justru menunjukkan lemahnya perencanaan.

Kalau bisa yang disiapkan lebih dulu itu materialnya kemudian median jalan dibongkar, ujarnya.

Afif menekankan bahwa prinsip dasar pekerjaan lapangan adalah kesiapan material. Jika urutannya terbalik, potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan justru semakin besar. Pemerintah daerah pun diminta bertindak cepat untuk menilai ulang kualitas kontraktor yang menangani proyek tersebut.

Lebih lanjut, DPRD Kaltim meminta Pemkot Samarinda memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar teknis dan memperketat pengawasan sejak awal.

“Dengan harapan potensi banjir tidak meningkat dan tanah-tanahnya bisa hilang saat hujan,” lanjut Afif.

Menurut catatan DPRD, proyek median di beberapa ruas kota menggunakan anggaran mencapai sekitar Rp 5 miliar. Legislator menilai nilai tersebut seharusnya berbanding lurus dengan kualitas pelaksanaan, bukan justru memperlihatkan pekerjaan yang terburu-buru.

Dewan mendesak agar pemerintah menertibkan pola kerja kontraktor dan memastikan seluruh proses mengikuti standar keselamatan konstruksi demi kenyamanan masyarakat.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH