Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 4 Mar 2026 20:00 WITA ·

Percepat Atasi Banjir Sempaja, Pemkot Fokus Bangun Rumah Pompa dan Sambung Drainase


 Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda, Darmadi, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait upaya percepatan pengendalian banjir di kawasan Sempaja oleh Pemerintah Kota Samarinda. Salah satu langkah yang menjadi fokus adalah pembangunan rumah pompa serta penyambungan jaringan saluran drainase agar sistem pengendalian banjir dapat berfungsi secara maksimal. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda, Darmadi, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait upaya percepatan pengendalian banjir di kawasan Sempaja oleh Pemerintah Kota Samarinda. Salah satu langkah yang menjadi fokus adalah pembangunan rumah pompa serta penyambungan jaringan saluran drainase agar sistem pengendalian banjir dapat berfungsi secara maksimal. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Upaya pengendalian banjir di kawasan Sempaja terus dipercepat oleh Pemerintah Kota Samarinda. Salah satu langkah yang menjadi fokus saat ini adalah pembangunan rumah pompa serta penyambungan jaringan saluran drainase agar sistem pengendalian banjir dapat bekerja lebih maksimal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda, Darmadi, saat mendampingi inspeksi lapangan bersama DPRD Kota Samarinda, Rabu (4/3/2026).

Menurut Darmadi, kolam retensi yang telah dibangun sebenarnya sudah cukup membantu menampung air, namun fungsinya belum optimal karena masih ada beberapa saluran drainase yang belum tersambung dengan sistem utama.

“Kalau seluruh saluran sudah terkoneksi, aliran air akan terbagi dan tidak lagi meluap ke kawasan Simpang 4. Air akan langsung mengalir menuju sistem drainase di Gang Ahim dan PM Nur,” jelasnya.

Ia menyebutkan total panjang jaringan saluran di kawasan tersebut mencapai sekitar dua kilometer. Namun hingga kini masih terdapat sekitar 366 meter saluran yang belum tersambung. Untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, diperlukan anggaran sekitar Rp13 miliar yang telah diusulkan dalam perencanaan tahun ini.

Selain penyambungan saluran, pihaknya juga melakukan pembersihan drainase yang mengalami sedimentasi agar aliran air tetap lancar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi genangan di sejumlah kawasan rawan banjir, termasuk wilayah Perumahan Bengkuring dan kawasan utara Samarinda.

Darmadi menambahkan, pengembangan kolam retensi juga terus dilakukan. Dari target total sekitar 27 hektare, saat ini baru sekitar 16 hektare yang telah terealisasi, sementara sisanya masih menunggu proses pembebasan lahan.

“Penanganan banjir ini dilakukan bertahap. Yang terpenting adalah memastikan kapasitas kolam dan konektivitas saluran terus ditingkatkan agar sistem pengendalian banjir bisa bekerja maksimal,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH