Menu

Mode Gelap
ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat Nusantara QRIS Run 5K Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Ekonomi Digital di IKN Literasi Keuangan Digital dan Legalitas Usaha Dorong UMKM Naik Kelas di Wilayah IKN Jaga Kebersihan Wisata Alam di Nusantara, Otorita IKN Laksanakan Instruksi Presiden Prabowo Adakan Gerakan ASRI Bersama Masyarakat Polsek Anggana Tangkap Dua Terduga Penyalahguna Narkotika

BERITA DAERAH · 20 Nov 2023 10:38 WITA ·

Persiapan Upacara 17 Agustus Tahun Depan, Dispar Kaltim Pastikan Boyong Penari dan Pemain Musik Tradisional Untuk Tampil Di IKN


 Persiapan Upacara 17 Agustus Tahun Depan, Dispar Kaltim Pastikan Boyong Penari dan Pemain Musik Tradisional Untuk Tampil Di IKN Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur sedang melakukan persiapan untuk melatih bakat-bakat penari tradisional lokal dan pemain musik tradisional yang akan tampil di upacara kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2024 yang akan datang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa upacara kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus tahun 2024 yang akan datang akan diadakan di Ibukota Nusantara di Kalimantan Timur.

Dalam rangka menjaga keberagaman budaya dan mempromosikan warisan tradisional Indonesia, Dinas Pariwisata Kalimantan Timur berperan penting dalam mempersiapkan para penari tradisional dan pemain musik tradisional untuk menghidupkan suasana upacara kemerdekaan nantinya.

“Untuk tahun depan InsyaAllah kami sudah mempersiapkan, isunya kan memang upacara 17 akan digelar di ikn tahun depan kan,” ujar Gunawan, Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur.

Saat ini pembangunan di ibukota nusantara sendiri terus dipercepat guna mengejar target terhelatnya upacara di ibukota nusantara pada tahun mendatang.

Upacara kemerdekaan identik dengan penampilan  pawai budayanya, menyajikan beragam penampilan kesenian tradisional dari berbagai pelosok daerah. Dalam hal ini Kaltim sebagai daerah penunjang IKN harus menonjolkan budayanya.

“Tujuannya ya untuk menunjukan bahwa kita punya budaya dan pelaku ekraf yang mumpuni dan beragam juga tidak kalah dengan teman teman dari lur pulau kalimantan juga,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat

8 Februari 2026 - 18:30 WITA

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Terjatuh di Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Balikpapan

5 Februari 2026 - 15:30 WITA

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

2 Februari 2026 - 19:00 WITA

Polres Kukar Gelar Apel Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Ops Ketupat

2 Februari 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH