Menu

Mode Gelap
IKN Youth Forum: Generasi Muda Diajak Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan May Day 2026 di Kukar, Pekerja Rayakan Kebersamaan dan Terima Bantuan May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Desak Perbaikan Nasib Buruh Perempuan Nelayan Muara Badak Terseret Arus, Ditemukan Meninggal Dunia Dua Investor Teken PKS di IKN, Investasi Rp1,2 Triliun Siap Bangun Kawasan Komersial

BERITA DAERAH · 19 Sep 2024 09:15 WITA ·

Plt. Kepala Otorita IKN : Penghijauan dan Pelepasan Satwa Upaya Menjaga Ekosistem Alam di IKN


 Plt. Kepala Otorita IKN : Penghijauan dan Pelepasan Satwa Upaya Menjaga Ekosistem Alam di IKN Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Plt. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memandu kunjungan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin beserta anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) meninjau Embung MBH di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (13/9/2024).

Kegiatan diawali dengan pelepasan 300 ekor burung yang terdiri dari burung kutilang (pycnonotus aurigaster) tekukur (spilopelia chinensis), terucuk (pycnonotus goiavier), dan jalak kebo (acridotheres javanica) serta penyebaran 350 benih ikan nila merah.

Plt. Kepala Otorita IKN mengatakan pembangunan embung di IKN tidak hanya sebagai lansekap atau estetika (keindahan) sebuah kota modern, tetapi juga upaya konservasi sumber daya air. Pelepasan burung dan benih ikan di embung tersebut diharapkan dapat menjaga ekosistem alam di kawasan IKN agar tetap terawat dengan baik.

“Dengan demikian konsep forest city dan livable city dapat akan terus dapat kita wujudkan untuk IKN kita ke depan,” terangnya.

Baca juga Ritual Sakral “Merangin” Jelang Erau Adat Pelas Benua di Tanah Kutai https://kutaipanrita.id/ritual-sakral-merangin-jelang-erau-adat-pelas-benua-di-tanah-kutai/

Menurut Basuki, embung MBH memiliki kapasitas tampung sekitar 66.000 meter kubik dengan kedalaman 5-6 meter yang berfungsi untuk menampung air hujan di kawasan KIPP. Rencananya akan dibangun sekitar 60 embung di KIPP sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Pembangunan embung-embung ini tidak menggali tanah, tetapi memanfaatkan riparian untuk menampung run off (limpasan air permukaan) sesuai dengan kontur tanah yang mengalir ke embung-embung,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanaman pohon Pule (alstonia scholaris) sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan dan memperbaiki kondisi ekosistem kawasan IKN. Embung MBH menerapkan konsep Smart Water Management System dalam perawatan area terbuka hijau melalui penyiraman otomatis (sprinkler) yang menggunakan sensor pendeteksi kadar air, suhu, dan kelembaban.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

May Day 2026 di Kukar, Pekerja Rayakan Kebersamaan dan Terima Bantuan

1 Mei 2026 - 14:00 WITA

May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Desak Perbaikan Nasib Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 13:00 WITA

Nelayan Muara Badak Terseret Arus, Ditemukan Meninggal Dunia

1 Mei 2026 - 12:00 WITA

Disdik Kukar Tunggu Legal Opinion, Ribuan Guru Non-ASN Belum Terima Insentif

30 April 2026 - 21:00 WITA

DPRD Kukar Targetkan Insentif Guru Honorer Cair Pekan Depan, TPP Nakes Disesuaikan

30 April 2026 - 20:00 WITA

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

30 April 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH